Batuk? Jangan Panik, Ini Dia Penyakit Selain Corona dengan Gejala Batuk

 

Pandemi corona membuat siapa saja kini menjadi lebih paranoid terhadap penyakit terutama batuk. Saat seseorang di sekitarnya batuk apalagi hingga beberapa kali, pasti banyak orang akan langsung menghindar karena berfikir mengenai pandemi ini. Begitu juga jika Anda yang batuk, mungkin Anda juga akan langsung berfikir bahwa Anda terkena covid19. Padahal gejala batuk sendiri dimiliki oleh banyak jenis penyakit lainnya yang sudah ada sebelum ditemukannya covid19 di Wuhan Desember tahun lalu. Agar Anda tak takut secara berlebihan, berikut ini adalah daftar penyakit dengan gejala batuk selain infeksi covid19 yang perlu juga Anda waspadai:

  1. Masuk angin.
    Penyakit masuk angin sebenarnya tidak ada di dalam dunia kedokteran. Namun gejalanya nyata dan dialami oleh banyak orang di Indonesia. Salah satu gejala masuk angin adalah batuk-batuk dan kadang disertai demam ringan. Kondisi ini sering dikaitkan dengan gejala GERD atau masalah pada sistem pencernaan. Biasanya orang masuk angin bisa sembuh dengan sendirinya.
  2. Radang tenggorokan.
    Radang tenggorokan juga menjadi penyakit yang memiliki gejala batuk disertai dengan rasa sakit di tenggorokan. Gejala ini mirip dengan gejala yang ditimbulkan akibat virus corona. Namun radang tenggorokan tidak terlalu berbahaya dan obatnya sudah ditemukan yaitu penggunaan antibiotik untuk sistem pernafasan atas. Penderita juga bisa membantu menghilangkan gejala radang dengan minum minuman hangat dan permen pelega tenggorokan.
  3. Infeksi saluran pernafasan.
    Infeksi saluran pernafasan terjadi akibat bakteri. Salah satu contohnya adalah penyakit TBC yang menyerang sistem pernafasan bawah atau paru-paru. TBC membuat bagian paru-paru tertutup dengan air atau cairan sehingga penderitanya susah bernafas. Gejala yang ditimbulkan adalah batuk rejan atau batuk yang kerap terjadi terutama di malam hari. Penderita akan memiliki nafas pendek dan bisa juga meninggal dunia jika tidak diobati dengan baik. Akan tetapi penyakit TBC sudah memiliki penawarnya yang diberikan secara gratis oleh puskesmas selama periode perawatan hingga tuntas. Yang perlu diingat adalah penyakit ini juga sama cara penularannya dengan virus covid19 sehingga penderita TBC juga perlu menggunakan masker.
  4. Kanker paru-paru.
    Gejala kanker paru-paru juga melibatkan batuk dengan frekuensi yang sering. Namun belum tentu penderita mengalami demam atau gejala mirip covid19 lainnya. Di stadium lanjut, penderita kanker paru-paru juga bisa mengalami sesak nafas dan batuk berdarah.

Dari keempat penyakit di atas, penyakit masuk angin dan radang tenggorokan menjadi yang paling sering dialami oleh masyarakat dengan gejala utama batuk-batuk. Kedua penyakit tersebut merupakan penyakit yang saat ini termasuk ringan dan mudah disembuhkan sehingga Anda tak perlu khawatir saat batuk terjadi asalkan Anda tidak memiliki kontak dengan orang positif covid19 atau bepergian ke daerah pandemi covid19 sebelumnya.

Untuk memastikan gejala yang Anda alami, dan agar tetap terhindar dari bahaya virus corona di luar sana, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter secara online melalui aplikasi Halodoc. Halodoc menyediakan wadah untuk Anda bisa berkonsultasi mengenai gejala penyakit yang dialami tanpa Anda perlu datang langsung ke rumah sakit yang berarti Anda harus keluar rumah. Selain berkonsultasi, dokter juga bisa memberikan obat atau resep dimana Anda juga bisa menggunakan layanan Halodoc untuk mengirimkan obat tersebut ke rumah Anda. Tetap jaga kesehatan di rumah saja dengan mengkonsumsi makanan sehat untuk membantu tubuh melawan bibit penyakit dari dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *