Astrinovia.com

5 Hal Kecil Ini Bikin Mood dan Produktifitas Kamu Balik Lagi

Menjadi mandiri itu tidak mudah. Apalagi harus cermat mengatur uang sendiri yang kadang kebablasan. Aku harus rajin berhitung dan membuat daftar prioritas.

 

Pernah ngerasain nggak rasanya butuh banget uang tapi tidak ada orang yang bisa diminta bantuan. Aku sering mengalaminya. Dulu, malah bisa dibilang nyaris tiap bulan. Setiap satu minggu sebelum bulan ini berakhir, aku selalu kelimpungan dengan banyak tagihan. Entah kenapa tagihan itu kok banyak datang di akhir bulan. Sebagai seorang perempuan mandiri aku harus pintar membagi uang yang kupunya. Apalagi honor freelancer itu tidak menentu. Kadang bulan ini ada pemasukan, kadang juga sepi order.

Iya, kadang ngiri melihat orang lain bisa enteng memasuki mal besar dan pulang menjinjing tas belanjaan. Tapi lalu aku melihat dompet, oh rasanya ingin menjitak kepala sendiri karena bersikap seperti itu. Setiap orang pastinya punya plus minus masing-masing. Begitu juga dengan kondisi keuangannya. Tidak ada yang sama. Seperti halnya kebaikan, jika kita menebarnya dengan ikhlas maka semesta akan mencatat dan kebaikan akan kembali pada kita. Dalam bentuk apapun. Tidak melulu uang. If you know what I mean!

Warna-warni kehidupan seorang pekerja mandiri

Menjadi seorang ibu rumah tangga dan pekerja sekaligus itu berat. Dua peran dalam satu sosok itu bukan perkara mudah. Bahkan, seorang Dilan juga gak akan kuat menanggungnya, sendirian. Kamu jangan. Cukup aku saja.

Jika terdeteksi kalimat curhatan mohon maafkan, ya. Maklum di cuaca dingin yang menusuk diiringi rinai hujan yang genit membuat aku sedikit melankolis. Waktu berjalan begitu perlahan di tanggal tua seperti ini. Andaikan boleh, bisa skip tiga hari ke depan gak ya?

Banyak bersyukur, jangan kebanyakan melihat ke atas.

Aku bersyukur bisa punya dua pekerjaan berbeda yang dijalani sejak lima tahun lalu. Tapi, meski begitu rasanya uang yang aku punya tidak mencukupi setiap bulannya. Setiap satu minggu menjelang payment day pasti dompet aku sudah koredas*. Yang tersisa hanya beberapa lembar uang berwarna ungu, padahal masih ada tagihan yang belum dibayar. Teringat tenggat pembayaran paling lambat tanggal 30 setiap bulannya. Panik? Iya pasti. Bayangkan jika harus hidup dalam kegelapan karena petugas PLN memutuskan koneksi listrik di rumah. Duh, malu atuh. Katanya kerja, katanya punya honor, masa bayar listrik aja nggak mampu? Sad, kan?

Setelah ditelisik dan diingat-ingat, ternyata aku termasuk boros dalam pengeluaran keuangan. Aku lebih memenuhi keinginan daripada kebutuhan. Setiap gajian tiba, “Yeay!”, senyum kembali mengembang. Membayangkan saldo rekening kembali penuh. Akhirnya punya uang lagi untuk melanjutkan hidup. Betapa melegakan. Bisa membeli sepatu yang sedang diincar sejak sebulan lalu atau makan enak di cafe yang cozy di lokasi berpemandangan indah di atas bukit. Bisa nyalon juga … maklum setelah melalu satu bulan yang hectic, rasanya kepala ini butuh pijatan yang menenangkan.

Tapi, setelah itu lalu apa?

 

 

Aku kembali mengkhawatirkan soal tagihan rutin setiap bulan. Utang belum dibayar, kebutuhan dapur belum dibeli bahkan gas saja belum diganti dengan yang baru, dan cicilan ini itu yang menumpuk. Rasanya memang menyenangkan melupakan semua itu saat gajian tiba. Tapi, jika cara seperti itu yang selalu dilakukan, maka sebelum memasuki tengah bulan saja stres sudah membayangi hidup kita.

“Ada yang salah dengan cara aku mengatur keuangan”

“Udah boros gak bisa ngitung pula,” kata si Uni, teman aku. Sedih lho dibilangin kayak gitu. Ya habis gimana, aku memang kurang suka soal hitung menghitung. Dari zaman SD dulu nilai pelajaran Matematika jarang bisa bagus. Bisa sih ngitung mah, cuma agak malas mikir ajah hahaha …

Tapi, alhamdulillah fase itu sudah dilalui dan sekarang gak boros lagi. Dan sekarang sudah lebih pintar berhitung. Ya gimana gak pinter, yang bantuin ngitung kan si imut elegan CASIO My Style Colorful Calculator hehe …

Kalkulator mungil ini memang benar-benar membantu buat orang seperti aku. Kemana-mana bisa dibawa. Gak usah lagi ngitung harga pake menu kalkulator di hape. Gak malu juga bawanya karena bentuk dan warnanya yang lucu dan bikin gemas. Apalagi type portable yang aku punya ini ada fitur ‘Tax Calculation’ jadi kalau mau bayar barang plus pajaknya, aku nggak usah pusing lagi. Pas lagi makan bareng sama teman-teman, pas mau bayar dan ngitung total bill plus taxnya, mudah saja. Keluarin si catchy #CasioMyStyle , lalu mulai deh berhitung. Dijamin gak akan lebih atau kurang. Hitungannya akurat. Sekarang juga saat harus ngitung belanjaan di depan rak makanan di swalayan aku mah pede. Sekarang, ngitung belanjaan di depan rak makanan di swalayan aku mah pede. Orang yang lewat dan ngeliatin aku kasih senyum sambil ngomong sendiri, “Kamu pengen juga yaa punya kalkulator kayak begini? Ehe ehe …”

Gampang, kalau ingin punya kalkulator yang sama seperti aku punya, tinggal beli aja di MatahariMall di link ini menggunakan kode promo CASIOBLOGQM57  biar kamu dapat diskon lumayan. Asik, kan? Oh ya, kalkulator aku warnanya orange karena setelah dicek di www.knowyourcolor.id warna ini yang paling pas dengan kepribadian aku. Jadi, orange ini merupakan kombinasi dari energi warna merah dan kebahagiaan warna kuning. Pribadi seorang orange itu ceria, antusias, kreatif, teguh dalam pendirian, menarik, percaya diri dan kuat. Iya, aku mah orangnya kuat, apalagi menanggung beban hidup. Semuanya aku hadapi sendiri. Tapi, walau begitu, sekuat-kuatnya seseorang, ada saat dimana kita butuh mood booster untuk mengembalikan suasana hati dan produktifitas yang sedikit menurun.

 

 

Percaya gak, kalau hal-hal kecil dan warna-warna yang ada di sekeliling kita memancarkan energi positif dalam bekerja? Itu benar banget, lho. Aku gak begitu suka terlalu banyak warna di dalam ruangan karena aku lebih menyukai warna yang kalem, misalnya warna monokrom. Boleh lah ada satu warna mencolok sebagai pemanis.

Bidang pekerjaan yang aku tekuni yaitu menulis portfolio project kantor, membuat konten untuk situs sepakbola, menerjemahkan proposal dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia atau sebaliknya, proofreading makalah, mengedit foto untuk konten blog, semua itu membutuhkan konsentrasi dan fokus yang cukup tinggi. jadi, disini aku ingin berbagi tentang hal-hal kecil yang bisa membangkitkan mood dan mengembaikan semangat dalam bekerja. Siapa tahu bermanfaat dan menjadi inspirasi untuk kamu ya …

5 Hal Kecil Ini Bikin Mood dan Produktifitas Kamu Balik Lagi

Mood booster #1: Belanja cerdas

Uang bisa membeli kebahagiaan, lho, tapi jika kamu bisa membelanjakannya dengan bijak. Sesekali manjakan diri kamu misalnya dengan membeli makanan enak, beli tiket konser atau belanja pakaian yang bagus. Jangan khawatir, kamu masih bisa belanja dengan bijak, kok. Sebelum mengeluarkan uang untuk belanja, kamu bisa berhitung dulu menggunakan si imut CASIO My Style Colorful Calculator. Kondisi dompet dijamin aman terkendali.

 

 

Mood booster #2: Berbuat baik

Pernah nonton film ‘Pay It Forward’ gak? Percaya deh, saat kita berbuat baik pada sesama dengan ikhlas dan tanpa pamrih maka semesta akan mencatatnya dan mengembalikan kebaikan itu pada kita. Kapan? Biar waktu yang menentukan.

Mood booster #3: Membuka album foto lama

Saat suasana hati sedang tidak enak, coba deh membuka kembali album foto lama. Cara ini bisa mengembalikan mood kita dalam waktu cepat, apalagi jika saat melihat-lihat lagi foto favorit sambil ngemil cokelat Almond. Mantap sudah.para peneliti di Universitas Terbuka di Inggris malah sudah melakukan penelitian tentang hal ini. Hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa suasana hati seseorang akan kembali baik dengan cepat setelah mereka ngemil cokelat, nonton teve, mendengarkan musik favorit, atau melihat-lihat foto pribadi. Naaah, terbukti.

Mood booster #4: Nonton video sepakbola

Buat aku, nonton video sepakbola bisa membangkitkan mood dalam waktu kilat. Secepat jempol menjentik. Melihat seorang pesepakbola begitu gigih berjuang dan menyerang lawan dengan taktiknya memotivasi aku untuk lebih semangat. Mereka yang sukses mencapai mimpinya sudah melalui perjalanan yang tidak mudah. Jika mereka mampu, kenapa kita tidak?

Mood booster #5: Sing a song

Menurut pengalamanku, menyanyi selalu membantu aku menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Walau sulit untuk meluangkan waktu khusus, tapi sedikit saja menyanyi-nyanyi kecil atau bersenandung, terbukti menjadikan aku lebih berpikiran positif dan produktif. Tidak perlu ke tempat karaoke, cukup di rumah sambil melihat videoklip dari musisi yang kita suka. It’s fun!

Tips

Pernah membuat laporan keuangan untuk diri sendiri, gak? Gunanya adalah untuk menganalisa sejauh mana kita membelanjakan uang setiap bulannya. Apakah semua prioritas sudah terpenuhi atau tidak. Apakah kita terlalu boros atau sudah cukup berhemat?

Coba deh bikin laporan keuangan sederhana. Sebagai catatan juga pengingat untuk diri sendiri. Bahwa, ada kalanya kita melaju kencang namun suatu saat bisa saja tersendat bahkan terjatuh, dan harus bangkit lagi dengan penuh semangat.

 

 

Ini cerita caraku membangkitkan kembali mood, teman-teman. Kalau kalian gimana? Share, dong! ^^

Salam

*koredas : kas kosong, jendral! (Bahasa Sunda) hahaha …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *