Astrinovia.com

Wirausaha Ponpes Maju Bersama OPOP (One Pesantren One Product) Jabar 2019

 

One Pesantren One Product atau disingkat OPOP adalah salah satu dari 17 program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat masa jabatan 2018 – 2023 yg disebut program “Pesantren Juara”. Hari ini, Selasa 03 September 2019, OPOP telah memasuki tahap temu bisnis dan simbolis penyerahan hadiah oleh gubernur untuk semua pesantren yg lolos audisi tahap 1 tingkat kecamatan yg bertempat di Hotel IBIS Trans Studio Mall.

Proses seleksi pesantren yang berpartisipasi dalam program ini cukup panjang, dimana dari 1287 pesantren yang mengikuti audisi terjaring 1074 pesantren yang berhal lolos ke tahap selanjutnya, yaitu:

  • Temu Bisnis
  • Pelatihan dan Pemagangan
  • Bantuan penguatan modal usaha
  • Promosi produk (Pameran, dll)

 

Sebelumnya di awal tahun 2019 para Pondok Pesantren telah mendaftarkan diri secara online melalui website opop.jabarprov.go.id utk mengikuti program OPOP dan tercatat sebanyak kurang lebih 1500 ponpes mendaftar. Dari 1500 pesantren tersebut dilakukan penyaringan dengan seleksi administrasi kelengkapan data persyaratan dan terjaringlah 1338 pesantren yang lolos ke tahap audisi seleksi tahap 1 tingkat kecamatan. Kemudian, dari 1338 pesantren yang dipanggil mengikuti audisi sekitar 1287 pesantren datang mengikuti audisi yg dilakukan di 27 kab/kota se-Jawa Barat.

 

 

 

Juri untuk audisi ini didatangkan dari kalangan Akademisi (diantaranya dari SBM ITB, Unpad, Ikopin dan universitas lainnya), kalangan pengusaha dan dari kalangan Pondok Pesantren yang bukan hanya maju dalam bidang pendidikan namun juga sukses dalam berbisnis. Semua juri terpilih dapat dipertanggung-jawabkan kredibilitasnya dalam menilai Ponpes yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Ponpes yang terpilih ini akan mendapat bantuan dari pemprov Jabar melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, UPTD P3W Jabar (Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha) provinsi Jawa Barat.

 

Dari kacamata saya sebagai warga Jabar, program bisnis untuk Ponpes ini sangat bermanfaat. Lebih luas lagi, bukan hanya bermanfaat bagi warga pesantren tetapi juga menjadi motivasi dan semangat bagi warga perseorangan atau kelompo untuk berani dan mau menjalankan bisnis baru. Terkadang ide yang muncul di kepala hanya sebatas ide saja karena tidak ada implementasinya. Halangannya bukan hanya pada modal tetapi juga pada keberanian orang untuk mewujudkan ide atau mimpi menjadi produk yang nyata.

 

Banyak cara untuk belajar menjalankan bisnis, salah satunya adalah dengan mengikuti program-program unggulan dari Gubernur Jawa Barat seperti OPOP (One Pesantren One Product) ini. Memang, seiring dengan kemajuan zaman dan peralihan tren hidup menuju era digital sekarang ini, pondok pesantren diharapkan untuk produktif dalam bisnis, terintegrasi dengan teknologi terkini dan semangat berkompetisi.

 

Saya sendiri, bersama beberapa teman yang terbentuk dalam satu tim, sedang menjalani proses bisnis baru. Mengetahui adanya program OPOP ini membuat saya dan teman-teman makin terpacu untuk bergerak cepat, memikirkan konsep yang unik, berpartisipasi memberdayakan para petani perempuan, juga meluncurkan produk yang berguna bagi masyarakat dan ikut melestarikan alam sekitar.

 

Dream Big, Make It Happen!

 

#opopjabar

#opopjabar2019

#temubisnispesantren

#pesantrenjuara

#opopjabar2019 #temubisnispesantren #pesantrenjuara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *