Astrinovia.com

Ssstt Rahasia, Itu Non Disclosure Agreement!

image credit to businessadvice.co.uk

 

Dua tahun berkecimpung di dunia IT Services membuat saya kenal dengan banyak project yang berkenaan dengan NDA. Sebelumnya, di dunia kepenulisan sebenarnya saya juga sudah tahu tentang kerjasama yang sifatnya rahasia. Tidak boleh diceritakan kepada pihak yang tidak terlibat. Beberapa kali menjadi Ghost Writer dan terlibat dalam project yang bersifat confidential. Istilahnya adalah NDA atau disebut juga dengan Perjanjian Kerahasiaan.

Lalu NDA itu apa?

Non Disclosure Agreement adalah sebuah perjanjian kerjasama hitam di atas putih yang memuat pernyataan bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan pengutipan atau pemberitahuan tentang isi sebuah pekerjaan kepada pihak yang tidak terkait dalam perjanjian tersebut. Jadi, kalau kita menerima sebuah pekerjaan yang mencantumkan NDA maka kita dilarang keras untuk tidak berbagi cerita tentang pekerjaan itu pada orang lain.

Kenapa NDA?

Ada pekerjaan yang dikategorian sebagai pekerjaan rahasia, karena menyangkut masalah internal perusahaan, berkaitan dengan hak kekayaan intelektual atau proses operasional sebuah perusahaan. Contohnya, ketika kamu mendapat permintaan untuk merancang buku sebuah perusahaan, maka biasanya kamu bakal disodorkan surat kontrak yang berisi kesepakatan untuk tidak membocorkan pekerjaan tersebut pada pihak lain. Kontrak seperti inilah yang disebut dengan Non Disclosure Agreement.

Contoh lain, misalnya kamu diminta untuk membuat sebuah tulisan mengenai project atau produk sebuah perusahan dalam bentuk portfolio namun sifatnya rahasia, maka kamu akan mendapat surat kontrak NDA. Artinya, kita hanya boleh mendeskripsikan project/produk tersebut tanpa mencantumkan nama perusahaan pemiliknya. Misalnya begitu.

Jenis NDA

Sebenarnya Non Disclosure Agreement ini bisa dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan kadar rahasia pekerjaan tersebut. Yang pasti, semua kontrak dibuat secara hitam di atas putih atau legal. Ada NDA yang berkaitan dengan etos kerja, prosedur pekerjaan atau kebijakan tertentu. Yang mendasar dari perjanjian ini adalah tidak menyebutkan pekerjaan yang dilakukan secara detil dalam bentuk apapun dalam periode tertentu sesuai dengan kesepakatan.

Untuk project Ghost Writer, kita sama sekali tidak boleh menyebutkan hasil kerja nantinya sebagai milik kita. Juga, tidak boleh mencantumkan hasil kerja tersebut dalam portfolio pribadi. Namun jika ingin mencantumkan dalam portfolio, kita bisa menyebutkan sebuah project menulis dari sebuah perusahaan swasta nasional misalnya.

Tips untuk NDA

Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa membantu kamu jika suatu saat berhadapan dengan kontrak kerja NDA:

  1. Jika kamu disodorkan sebuah kontrak NDA tentunya kamu sudah harus paham betul risiko yang muncul dari pekerjaan tersebut. Jika dirasa sesuai dan layak untuk dikerjakan maka kamu juga tidak akan ragu untuk menandatangani kontrak tersebut.
  2. Baca dengan teliti dan perhatikan semua detail kontrak mulai poin awal hingga akhir. Perhatikan mengenai jangka waktu pengerjaan juga ketentuan-ketentuan lainnya.
  3. Pastikan nilai kontrak sesuai dengan effort yang akan dikeluarkan untuk mengerjakan project tersebut.
  4. Biasanya sebuah kontrak NDA menambahkan 10-25% dari total nilai kontrak sesuai dengan bentuk dan kesepakatan dalam pekerjaan.
  5. Pahami dengan baik bahwa kontrak NDA memiliki nilai plus minus. Jika kamu bisa menjaga amanah maka kamu akan mendapat kepercayaan besar yang mahal harganya, melebihi nilai kontrak NDA itu sendiri. Tapi jika kamu melanggar kontrak maka reputasi kerja kamu akan hancur karena kamu tidak dapat dipercaya. So, jangan merugikan diri sendiri ya.

Semoga artikel ini bisa sedikit mencerahkan bagi yang sedang menghadapi project NDA.

Good luck dan sukses selalu ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *