Astrinovia.com

Cara Memperpanjang Paspor di Bandung

 

Dua bulan lalu saya harus berangkat ke Hongkong tapi ternyata setelah dicek paspor saya sudah mendekati masa kadaluarsa. Waktu keberangkatan saya pada bulan November sedangkan paspor expired pada bulan April 2018, jadi otomatis paspor saya sudah tidak bisa dipakai. Karena, paspor masih bisa digunakan minimal 6 bulan sebelum masa expired.

Untuk diketahui, sekarang ini tidak ada perpanjangan paspor karena jika masa berlaku habis kita harus menggantinya dengan paspor baru. Untuk membuat paspor baru juga sekarang tidak perlu bersusah payah bangun nyubuh untuk antri di kantor imigrasi. Tidak perlu juga menyogok calo agar paspor cepat selesai. Sistem pelayanan kantor imigrasi sekarang sudah jauh lebih baik dan tertib.

 

Perpanjang Paspor Online Bandung

Sebelumnya saya dengar dari teman katanya meskipun sudah ada aplikasi antrian paspor tapi kita masih bisa langsung datang ke kantor imigrasi untuk mengambil nomor antrian. Tanpa browsing atau bertanya-tanya lagi, pergilah saya jam 07.30 WIB ke kantor imigrasi Bandung yang ada di Jl. Surapati No. 82 Bandung. Ternyata, setelah sampai disana, TIDAK BISA WALK IN! Semua aplikans sudah harus mengambil nomor antrian paspor secara online. Yaaahh … balik lagi deh.

Buat yang akan bepergian dalam waktu dekat, coba dicek lagi masa berlaku paspornya, jangan sampai kelimpungan kayak saya. Kenapa kelimpungan? Iya, karena waktunya mepet ketika saya harus ganti paspor sedangkan nomor antrian di aplikasi sudah penuh, dan hanya tersedia di bulan Desember. Waah, udah kemana atuh tiketnya kalau gitu mah.

Ada beberapa kantor imigrasi yang sudah menerapkan aplikasi antrian paspor online dan ada juga yang belum. Jika di kota kamu antrian sudah penuh dan kamu harus segera membuat paspor baru maka kamu bisa lari ke kota terdekat. Lari? Iya maksudnya segera ajukan pembuatan paspor baru di kantor imigrasi di kota yang tidak menerapkan aplikasi antrian online. Di dalam aplikasi tercantum nama-nama kantor imigrasi di seluruh Indonesia yang menerapkan sistem antrian online. Dan berhubung kota terdekat untuk bisa ambil antrian manual adalah Tasikmalaya dan Cirebon, maka mau tidak mau saya harus ke Cirebon untuk mendapat paspor baru. Huft, bete yah? Bikin paspor aja jauh amat.

 

Cara membuat paspor online

Buat kamu-kamu, jangan ikutin kelakuan saya yah. Pokoknya cek paspor dan ingat-ingat kapan masa expirednya, jangan sampai kepepet. Nah, begini caranya untuk membuat paspor online:

  1. Buka situs kantor imigrasi (bandung.imigrasi.go.id)
  2. Klik Layanan Publik – Permohonan Paspor

Di halaman ini akan tercantum Deskripsi, Persyaratan, Prosedur, Masa Berlaku dan Biaya

 

Dokumen yang harus dibawa untuk mengganti paspor/membuat baru adalah sebagai berikut:

  • Paspor lama
  • E-KTP (Asli dan fotokopi satu lembar) untuk fotokopi KTP, jangan dipotong sesuai bentuk kartu tapi dalam kopian utuh satu halaman yah.
  • Kartu Keluarga dan fotokopinya
  • Akta Kelahiran dan fotokopinya
  • 1 lembar materai 6000
  • Surat Keterangan dari Kantor (kalau karyawan)
  • Surat Nikah dan fotokopinya (kalau sudah menikah)
  1. Layanan Publik – Permohonan Antrian Paspor

Di halaman ini nanti kamu bisa memilih tanggal yang available untuk mendapat nomor antrian. Jika penuh maka warna tanggal akan berwarna merah dan kamu bisa memilih tanggal lainnya untuk dipilih. Untuk masuk ke aplikasi ini kamu harus mendaftarkan alamat email dan password dulu baru bisa memilih tanggal antrian. Tidak ada proses unggah dokumen disini karena hanya proses untuk mendapatkan nomor antrian saja.

Kamu akan mendapat konfirmasi nomor antrian di email yang terdaftar. Setelah mendapat nomor tersebut, kamu datang ke kantor imigrasi di tanggal dan waktu yang tersebut untuk menyerahkan dokumen, pencocokan data dan foto paspor. Setelah proses ini selesai, kamu akan mendapat bukti surat pembayaran paspor ke bank. Bukti Pengantar ke Bank ini berisi:

– No permohonan paspor (barcode)

– Jumlah biaya yang harus dikeluarkan dan Bank yang ditunjuk.

Pembayaran ini bisa langsung dilakukan saat itu juga di gerai kantor pos yang tersedia di luar kantor imigrasi atau melalui ibanking, transfer ATM atau melalui teller. Di kantor imigrasi Bandung, ada gerai Pos Indonesia di sudut halaman depan di dekat gerbang. Nah, kamu bisa langsung bayar disitu, petugasnya sudah paham, jadi kamu bisa langsung menyerahkan surat pengantarnya tadi saja.

Paspor bisa diambil 3 hari setelah proses pembayaran. Kalau dalam waktu 30 hari belum diambil dan tidak ada konfirmasi apapun ke kantor imigrasi, maka paspor akan hangus dan kamu harus memulai lagi dari awal untuk membuat paspor baru. Biaya pembuatan paspor ini 355 ribu untuk paspor 48 halaman. Menurut petugas, paspor 24 halaman katanya lebih diperuntukkan untuk TKI.

Setelah pembayaran dilakukan, kamu akan mendapat Tanda Bukti Pembayaran Imigrasi yang nantinya dipakai untuk proses konfirmasi pembayaran. Oh iya, untuk yang melakukan pembayaran melalui ibanking, jangan lupa untuk mencetak bukti pembayarannya karena tidak bisa hanya menunjukkan bukti melalui handphone saja. Kalau tidak dicetak ya paspornya tidak bisa diambil.

Karena saya hanya mengganti paspor lama ke yang baru, maka dokumen yang diminta saat itu hanya paspor lama dan KTP saja, tapi berhubung sudah bawa dokumen lengkap ya sudah sekalian aja semuanya diserahkan.

Buat kamu yang belum punya e-KTP kamu bisa menggunakan surat e-KTP sementara yang dikeluarkan oleh Ketua RT tempat kamu tinggal dan dicap oleh kantor kecamatan untuk pengajuan paspor. Buat yang pernah bikin paspor tapi kemudian hilang entah kemana, kamu harus mengurus surat kehilangan dulu di kantor polisi untuk melengkapi persyaratan dokumen.

Mendapat nomor antrian online ini artinya kamu sudah menempati satu slot pada hari dan jam tertentu untuk mendapatkan nomor antrian pengajuan paspor di kantor imigrasi. Pusing gak? Jadi gini, nomor antrian online yang kamu dapatkan itu bukanlah nomor antrian ketika di kantor imigrasi, tapi hanya sebagai tanda bahwa kamu punya slot hari itu. Jadi ketika datang dan konfirmasi ke petugas, nanti kamu akan diberi nomr antrian yang sebenarnya untuk hari itu. Tapi dengan cara ini antrian tidak akan memakan waktu terlalu lama. Pokoknya lebih cepat dan tertib deh. Oh iya, konter yang tersedia di kantor imigrasi sudah cukup banyak jadi tidak perlu lagi antrian yang mengular seperti di zaman old.

Gimana, mudah kan?

2 thoughts on “Cara Memperpanjang Paspor di Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *