Liburan Glamping Seru di Trizara Resorts

Tempat Menarik yang Layak Dikunjungi Saat Liburan ke Belanda
December 28, 2016
GO-BOX Solusi Jasa Pindahan di Bandung
February 12, 2017

Liburan Glamping Seru di Trizara Resorts

resize1

Rejeki memang seringkali datang tanpa diduga. Di saat sedang lelah dan penat dalam rutinitas yang membosankan, datanglah tawaran untuk menikmati udara segar di pegunungan. Terakhir kali diajak camping itu sekitar 3 bulan lalu, bareng sama anak-anak backpacker Bandung. Ya, kempingnya gak jauh-jauh amat sih. Hanya di Bukit Bintang, Caringin Tilu, Bandung. Tapi, persiapan untuk bisa tidur nyaman di alam terbuka ini cukup menguras tenaga lho. Mungkin bukan camping beneran ya kalau lokasinya disitu meski saat itu kita berlimabelas rempong membawa banyak perlengkapan dan peralatan untuk keperluan dua hari tidur di hutan. Tapi yaaa tetap saja tidur di alam terbuka dan merasakan sensasi hawa dingin menusuk mah namanya ya camping –keukeuh.

Banyak yang harus dipikirkan, termasuk menyiapkan tenda, alas untuk tidur, sleeping bag, perlengkapan memasak, sampai menyediakan air minum yang banyak. Bukan apa-apa, karena mencari air minum di puncak gunung mah bukan hal yang gampang. Selain itu juga kita harus menyiapkan bahan makanan, obat-obatan pribadi, printilan untuk berjaga-jaga siapa tahu cuaca mendadak berubah dan hujan lebat membuyarkan semua rencana.

Meski serunya luar biasa tapi ribetnya juga gak kalah banyak.

*****

Sebagai seorang blogger yang menyebut dirinya sendiri sebagai travel blogger, tawaran untuk menghirup segarnya udara pegunungan dengan pemandangan yang memukau bukanlah hal sulit untuk mengatakan “Yes!”

Tanpa banyak tanya, saya langsung menganggukkan kepala dengan yakin, “I am in.” Glamorous Camping atau dikenal orang dengan sebutan Glamping ini bagai fenomena baru yang belakangan makin ngehits di jagat per-wisata-an *halah, apa ini?

Ini cerita saya di Trizara Resorts. Yuks …

***

Sebelum hari H, saya sudah dapat itinerary yang dikirim lewat watsapp. Senangnya bukan main, karena saya dapat liburan gratis selama 3 hari 2 malam bersama 27 blogger lain.

Senin, 23 Januari 2017

Malam sebelumnya saya sudah packing semua keperluan untuk liburan dan paginya harus mampir dulu ke kantor untuk membereskan beberapa peer kerjaan yang lumayan numpuk. Sekitar jam dua siang saya berangkat menggunakan layanan ojek online. Kalau dalam estimasi perjalanan sih kayaknya gak terlalu jauh. Tapi, ternyata harus melalui jalan pegunungan yang cukup berliku dan jauh. Duh, makasih banyak bang ojek udah baik banget nganter saya dengan selamat sampai tujuan.

Sekitar jam tiga sore saya sampai di Trizara, dan pas pertama kali melihat gerbang resort rasanya wah baguus. Bentuk gerbang mirip Arc de Triomf dengan tulisan TRIZARA di bagian atas seperti yang saya lihat di Barcelona cuma ini versi mininya. Keren.

resize7

Belum apa-apa udah ngerasa acara ini bakalan menyenangkan banget. Satpam bertanya mau bertemu siapa? Saya bilang mau ketemu Kokoh Sinyo. “Oh, dari blogger ya, silakan nunggu di dalam aja.” Celingukan ke dalam, ternyata sepi. Sepertinya rombongan dari Jakarta belum sampai. Eh, eh, ada cowok yang lumayan kece ternyata juga lagi duduk di kursi lobi. Jadilah kita kenalan. Namanya Idfi. Walah, belakangan saya malah jadi minder, selain termasuk golongan polyglot, Idfi juga traveller yang keren abis. Sudah melanglangbuana kemana-mana. Daaaan, saya menduga dia suka jadi MC, soalnya suaranya enak didengar dan gaya bicaranya bikin orang senang ngobrol sama dia. Hai Idfi, aku senang bertemu sama kamu ahahaha …

Di bagian depan resort ini ada halaman berumput sintetis berbentuk lingkaran yang bisa digunakan untuk aktifitas outdoor, Indriya Cafe & Resto, Terrace Cafe dan bar. Hmm, suasananya menyenangkan. Karena masih nunggu teman-teman yang belum datang jadi saya melihat-lihat ke sekeliling aja, karena si Idfi entah kemana dia. Sepertinya dia juga lagi keliling sendiri. Wah, di dekat lobi ada mobil jeep yang dipakai sebagai taksi pribadi. Berhubung resort ini luas banget jadi pengunjung kadang butuh bantuan untuk diantar. Bayangin, kalau kebagian kamar di bagian kaki bukit, terus harus bolak balik ke lobi, dijamin kaki gempor. Kecuali kalau emang sekalian niat olahraga hehe.

Akhirnya teman saya, Ratri datang juga. Dan, kami bisa langsung check-in untuk nyimpen barang bawaan yang lumayan berat. Maklum cewek, segala dibawa. Biar acaranya kemping tapi kan Glamping ini mah. Camping yang Glamour, gitu. Kami berdua kebagian tenda di zona Netra. Katanya kami beruntung, Netra ini gak begitu jauh dari lobi jadi masih bisa dicapai dengan jalan kaki. Wah, tendanya bagus banget, ukurannya besar dan di dalamnya itu seperti kamar hotel. Gak ada acara tidur di tanah pake sleeping bag. Gak perlu juga kebasahan kalau hujan. Angin gede juga gak bakalan nembus kain terpal tebal tenda ini. Di dalamnya hangat, nyaman dan mewah *buat sekelas aku sih.

resize6

resize3

Di dalam tenda juga disediakan air minum, teh, kopi, lengkap dengan gula dan creamer, juga pemanas air. Satu hal yang paling dicari saat masuk ke kamar adalah … colokan listrik! Whaaa ternyata ada banyak, gak usah khawatir rebutan sama si Chibi deh. Di tiap sisi ranjang ada satu colokan, so aman kita. Tapi, tapi gak ada TV, telepon, atau AC. Ya iyalah, lagian untuk apa AC di kawasan Lembang, gak akan begitu terpakai juga.

Sore hari setelah semua peserta lengkap, kami berkumpul di cafe untuk bertemu muka dan ngobrol-ngobrol dengan pemilik resort, yaitu Mr. Kunal. Awalnya saya kira Pak Kunal ini orang Spanyol, eh ternyata berasal dari India. Ya, emang mirip-mirip sih wajah Spanyol dan India. Yekali!

Pak Kunal orangnya ramah dan welcome banget. Gak terasa acara ngobrolnya jadi panjang saking serunya. Setelah makan malam, acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan sambil menikmati Bonfire dan marshmellow bakar. Seru pake banget bisa ketemu dengan banyak teman baru dari dunia blogger. Walah, ternyata ada blogger asal Australia dan Phillipines juga loh. Setelah api unggun mengecil, kami semua bubar dan kembali ke tenda masing-masing untuk istirahat.

Selasa, 24 Januari 2017

Niat ingin bangun subuh-subuh malah gagal. Badan rasanya nyaman banget meluk bantal yang empuk sambil selimutan. Lagipula, mata kayaknya rapet banget sih. Yah, gagal lihat sunrise deh. Meski begitu, pemandangan pagi hari dari teras tenda saya luar biasa indah. Ini di Lembang apa dimana sih? Mantap pisan.

Harusnya pagi itu saya ikutan acara Zumba tapi I have to skip it karena acara mandi saya termasuk lama. Apalagi diguyur air hangat di dalam kamar mandi yang oke punya. Betah jadinya di dalam hahaha. Setelah mandi, sambil nunggu si Chibi selesai siap-siap, saya naik ke atas menara kecil yang ada di bagian belakang tenda. Melihat sekeliling, berharap bisa menemukan pemandangan yang berbeda. Dan, pagi di Trizara memang istimewa. Gak bisa nemuin di tempat lain deh.

Setelah sarapan, saya dan teman-teman bergabung dalam kegiatan outdoor Archery. Wah, saya belum pernah main panahan. Bisanya kena panah, dan berlanjut susah move on. Aih, panah apaan itu mah *lebay

Main panahan ini lumayan menguras tenaga lho. Karena belum terbiasa hasilnya bikin lengan kiri saya pegal-pegal. Eh, tapi itu gak seberapa dibandingkan teman saya, Ratri Chibi. Lengannya sampai lebam parah akibat tidak memakai pelindung. Ya, maklum, dia mah udah agak jago mainnya jadi serius banget main panahnya. Sekarang udah gak berbekas kan Chib?

resize4

Selesai panahan kami semua disuguhi makan siang yang nikmat. Seperti biasa, blogger mah ya disediakan makanan yang panas juga ditunggu sampai dingin karena itu makanan harus melalui sesi foto yang mayan makan waktu lama. Itung-itung persediaan bahan untuk blogpost lah ya haha …

Acara berikutnya adalah acara yang seru pisan dan belum pernah saya coba. OFFROAD menjelajah kawasan hutan Sukawana yang penuh tantangan. Kami konvoi menaiki Land Rover yang kokoh dan kuat. Tampilan mobil yang gahar bikin saya yakin kalau jalanan yang bakal dilalui tidak akan semulus paha … ayam. Benar saja.

Awalnya kami disuguhi pemandangan kebun teh Sukawana yang hijau dan ngademin mata. Udaranya segaaar jadi kami berhenti sebentar untuk foto-foto. Setelah selesai, kami melanjutkan perjalanan menembus hutan pinus lebih jauh lagi. Nah, makin lama jalanan makin terjal. Saya sampai merosot dari jok mobil beberapa kali karena melewati jalanan berbatu besar-besar, tebing belukar yang sangat sempit *jangan sampe tangan kamu keluar kalau gak bisa kegores-gores parah. Tantangan segitu belum seberapa. Kami harus maju menembus jalanan berkubang lumpur yang cukup dalam. Sebelumnya supir memperingatkan agar kami bersiap karena mobil bisa jadi terendam air lumpur kalau lubang yang dilaluinya dalam. Pokoknya saya jadi teringat seperti terombang-ambing di wahana Tornado di Dufan. Diguncang, dihempaskan, terlempar diramaikan dengan teriakan dan jeritan penumpang yang ngeri-ngeri sedap hahaha …

Akhirnya setelah melalui trek selama hampir dua jam, kami tiba di pit stop di kawasan Cikahuripan. Uuh, ketan bakar cowel sambel oncom dan segelas teh panas cukup untuk memulihkan stamina *lapar maksudnya. Teman saya, Priangga, malah pesan mie instan dua porsi. Ya iyalah, badannya gede gitu mana kenyang cuma bikin satu mah. Oh ya, toiletnya disini cukup bersih. Airnya juga bersih. Yang kurang hanya gak ada tissue ajah. Sambil menunggu beberapa teman yang trekking ke benteng peninggalan Belanda di puncak gunung, saya dan Priangga menghabiskan waktu untuk foto-foto *lagi.

resize8

Sekitar 30 menit kemudian, teman-teman sudah kembali dari puncak dan kami bersiap untuk kembali menempuh perjalanan pulang melalui trek yang sama. Perjalanan pulang ini malah lebih seru karena kami bisa melihat teman saya, Bena, yang berani duduk di kap mobil menikmati jalanan yang gokil abis. Wiih, Bena beneran ya, ketawa sambil teriak sepanjang perjalanan. Mantap djiwa!

resize9

Setibanya di resort, kesenangan belum berakhir. Kami disuguhi makan malam barbeque lho. Setelah itu ngobrol-ngobrol dengan para blogger yang luar biasa. Semuanya keren-keren. Ada Nita Sellya yang blogger kelas dewa *nulis dua postingan semalem aja bisa dia mah. Ada Griska Gunara yang asik dan jago moto *bagus-bagus fotonya duh mupeng. Ada Lutfi Retno yang ternyata suka bikin film bareng suaminya. Buat blogger kuuleun seperti saya, kenalan dengan kalian semua itu suatu anugerah. Nambah wawasan, nambah keluarga. Seneng pakek banget. You guys, rock!

Rabu, 25 Januari 2017

Pagi kedua dan terakhir di Trizara, rasanya mager turun dari kasur. Kasurnya terlalu levable to leave. Nyaman. Kali ini saya juga melewatkan sesi olahraga yoga. Ah, saya lebih memilih untuk menikmati udara segar di teras tenda sambil menyesap teh panas dan menikmati pemandangan dari gunung Tangkuban Parahu juga gunung Burangrang. Kapan lagi bisa bangun tidur kayak begini coba. Emangnya pamalesan aja sih gue mah kayaknya. Tapi kalau disuruh sarapan mah gerak cepat. Gimana enggak, makanannya enak semua disini. Pokoknya gak mau kehabisan.

resize2

Sebenarnya saya pingin nyobain main trampolin tapi kok rasanya malu sama umur ya. Gak jadi deh. Selepas sarapan kita semua piknik ria di area yang instagramable. Saya aja difoto disitu berasa ada di film Little House on The Prairie. Ada yang tau gak? Kalau tau berarti seumuran dengan saya hahaha …

Terima kasih banyak buat sohib paling sohib, Ratri Chibi, yang udah ngajakin ikutan liburan Glamping ini. Really having fun, Chib. Makasih juga buat Kokoh, Nanda, Tracy dan semua teman-teman blogger yang keren banget. Hope we can meet up again soon. Oh ya, saya sampe ditodong sama anak gara-gara ngeliat semua postingan di instagram tentang Trizara Resorts, “Mami, pokoknya minggu depan aku mau liburan di Trizara kayak mami, titik!”

Tuingggg …..

TRIZARA RESORTS

Jln. Pasirwangi Wetan, Lembang, Indonesia.

Tel: 022 82780085 – 085871698923

Email: trizararesorts@gmail.com

Website: www.trizara.com

IG: @trizararesorts

 

 

13 Comments

  1. Seru ya teh 😀 apalagi di tambah ada akunya hahaha

  2. yuukk balik lagi mba nov… emang trizara ngangenin yaa..
    kayaknya sama deh kita, aku juga gak sempet coba trampolinnya. padahal pengen hihihihi

  3. ratrichibi says:

    hayu gogoleran lagi di tenda di Trizara yuk neng XD aku penat dengan kantor ey butuh kesegaran kembali hahahahaha *alesan

  4. haha muka spanyol india dan rada mirip reza rahardian lah ya teh 😀 #makinbingung
    hayuu ah kapan2 kita meet up yang di Bandung

  5. Kak Astri, main trampolin itu olahraga lho, jangan dibatasi oleh umur, hahaha! Ayo balik lagi next time! 🙂

    *ternyata kode supaya liburan lagi di Trizara*

  6. Idfi pancani says:

    Aduuuh makasih loh disebut-sebut dan dibilang keceh pulak. Hahhahaha. Seneng banget yak bisa punya temen2 baru yg unik melalui event ini. Semoga bisa ketemu lagi di lain kesempatan yaaaa … “mamiiiii, aku juga mau diajak yaaaa kalo liburan ke Trizara!” Lol

  7. kayaknya seru nih Trizara Resorts, patut di coba juga ….

  8. beautiful banget tempatnya ya kak astri,,wah mentul2 dong kak astri

  9. Trizara Resorts adalah akomodasi dengan fasilitas baik dan kualitas pelayanan memuaskan menurut sebagian besar tamu.

  10. pumpago.com says:

    Menginap selama tiga hari dua malam di Trizara Resorts jelas kebahagiaan tersendiri bagi saya, karena saya merasa sesuatu yang ‘magic dimana saat itu sebenarnya sedang musim hujan, jadi udaranya justru lebih hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *