Astrinovia.com

Panen Padi di Pals, Antara Tradisi dan Modernitas Catalunya

12111956_906947499340309_584068592370863629_n

“Traveling – it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.” – Ibn Battuta

Apa yang ada di dalam pikiran kamu saat mendengar kata beras? Cianjur? Indonesia? Bubur ayam?

Pasti banyak yang mendadak terlintas dalam benak, kan? Tapi adakah kamu pernah berpikir tentang Catalunya? Jangan heran, wilayah yang satu ini ada kaitannya dengan beras, sawah dan masakan tradisional. Jutaan orang di dunia tahu tentang Catalunya yang terkenal dengan klub sepakbolanya dan sejumlah pantai yang indah dan menawan. Tapi bukan hanya itu, Catalunya juga terkenal dengan hasil produksi berasnya yang enak dan berkualitas tinggi. Dan you know what, kegiatan tanam menanam hingga panen padi ini sudah berlangsung sejak berabad-abad lalu.

Pals, salah satu nama tempat yang paling banyak dikunjungi karena rangkaian keindahan area Costa Brava yang bikin ngiler turis-turis Eropa. Mereka banyak menghabiskan waktu musim panasnya setiap tahun disini. Tempat ini juga terkenal sebagai tempat yang paling banyak menghasilkan beras. Kok bisa yah? Disana kan dingin, suka ada salju gitu gak sih? Di Pals ini, iklimnya lumayan lembut, banyak sinar matahari sepanjang tahun, airnya bersih dan segar, dan terkenal akan reputasi tinggi para petani padinya.

Baru-baru ini saya mendapat kiriman foto-foto kegiatan panen padi di Mas Carles, Pals, Spanyol. Melihat cara mereka memanen padi dengan berbagai peralatan dan perlengkapan yang berbeda dengan Indonesia, membuat saya tergelitik untuk menuliskannya disini. Yah, untuk pengetahuan saja. Siapa tahu kamu juga bisa mampir ke daerah sana suatu hari nanti. Buat saya pribadi, Catalunya punya makna dan kenangan tersendiri di hati yang tak lekang oleh waktu –lah kok kayak lagunya Kerispatih jadinya.

12112423_906938619341197_7275359017908959576_n

Arroz de Pals, Panen Padi di Pals

Desa abad pertengan Pal terletak di atas bukit beberapa kilometer dari Laut Mediterania. Lahan kosong yang ada di sekeliling Pals tadinya adalah tanah rawa yang kemudian dimanfaatkan dan menjadi lahan sempurna untuk menanam padi. Kalau kamu jalan-jalan kesana menggunakan sepeda maka kamu akan melihat banyak penggilingan dan ladang padi Pals. Masyarakat disini mulai menanam padi sejak tahun 1452 ketika pemerintah setempat memberi ijin masyarakat untuk membanun penggilingan padi dan kanal pengairan/irigasi. Beberapa perayaan yang terkait dengan penanaman padi tradisional dan metode pemanenan masih dilakukan hingga hari ini.

Disana, petani mulai menanam padi sekitar bulan Mei dan Juni, biasanya setelah mereka selesai menanam jagung. Nah, selama sekitar tiga bulan musim panas, padi tumbuh dan siap untuk dipanen di pertengahan bulan Oktober. Masyarakat Pals senang sekali memanen padi mereka dengan cara tradisional seperti yang bias amereka lakukan sejak berabad lalu. Tapi kini, mesin sudah mulai digunakan untuk mempercepat proses dan memudahkan pemanenan. Tapi, kuda masih dipakai untuk mengirimkan hasil panen ke lumbung. Nah, kalau disana untuk membajak sawah menggunakan kuda, di Indonesia mah menggunakan kerbau. Beda, kan? hehe

Buat masyarakat modern di Catalunya, acara panen padi ini menjadi suatu kegiatan yang menarik untuk diikuti dan diabadikan. Di masa panen terbaru yaitu pada 17 Oktober lalu, sekitar 200 orang mendatangi daerah pesawahan di Carles Mas de Pals untuk mengikuti berbagai workshop dan pemanenan padi ini.

Acaranya seru, banyak dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari usia muda hingga sepuh datang ke acara panen ini sambil tentunya membawa pulang oleh-oleh beras Pals yang terkenal enak. Bentuk beras disini lebih bulat dari bentuk beras yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Jenis beras seperti ini konon lebih bagus untuk menyerap berbagai bumbu dalam Paella. Siapa yang sudah pernah merasakan Paella? Seafood Paella?

Yang belum pernah nyoba harus nyobain deh, beneran. Tapi harus Paella tradisional disana. Karena Paella yang ada di restoran di Indonesia jauh berbeda rasanya dengan yang asli. Jadi, acara panen padi di Pals diakhiri dengan acara makan siang bareng dengan berbagai menu berbahan dasar beras yang dibumbui oleh beragam rempah khas. Hmmm … enak banget loh ini.

Yang membuat tempat ini layak dikunjungi adalah perpaduan antara kehidupan kota dan cara hidup masyarakat pantai yang istimewa dan unik. Selama musim panas sudah bisa dipastikan turis luar berbondong-bondong memenuhi jalanan kota. Orang bisa mencium aroma bunga Lavender di udara. Matahari bersinar terang dan cafe-cafe untuk menuntaskan dahaga banyak dibuka menyambut pengunjung musim panas. Kalau kamu sempat naik ke atas bukit, kamu bisa menikmati pemandangan laut yang menakjubkan dan teluk Montgri yang indah. Jangan lupa untuk menikmati semua keindahan itu bersama satu keranjang muffin, roti, selai dan minuman Lemon yang bakal membuat kamu ingin kembali lagi kesana.

Gallery credit to Cary James Cornfield

2 thoughts on “Panen Padi di Pals, Antara Tradisi dan Modernitas Catalunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *