Astrinovia.com

FC Barcelona dan Berkah Lebaran #JuliNgeblog | Mixzone

FC Barcelona watermarked

“Be grateful for your life, every detail of it, and your face will come to shine like a sun, and everyone who sees it will be made glad and peaceful.” -Rumi

Ucapan rasa syukur tiada henti tergaungkan di dalam hati malam ini. Bagi saya, perempuan yang harus berjuang sendiri untuk hidup dan demi masa depan anak semata wayang, kejutan yang Allah berikan baru saja membuat hati ini sesak. Sesak karena bahagia yang tak terbendung. Mungkin apa yang saya alami ini hanya hal sepele bagi orang lain, tapi bagi saya ini adalah hadiah dan berkah dari Allah yang luar biasa.

Lebay gak, sih? Semoga tidak.

Di malam takbiran seperti ini, biasanya saya hanya diam di kamar. Merenungkan kembali apa-apa yang sudah saya jalani selama satu tahun ke belakang. Mengingat kembali masa-masa manis dan pahit yang sudah terlewati. Bibir ini menyungging senyum saat mengingat kebersamaan dengan satu keluarga kecil yang dulu pernah saya punya. Mata ini berkaca-kaca jika terlintas satu periode pahit dalam perjalanan hidup saya, yang tentunya tak pernah ingin terulang lagi. Tuh kan jadi baper sedikit.

Apa hubungannya lebaran dengan FC Barcelona?

Berbeda dengan permainan sepakbola dimana kita bisa membuat prediksi meski hasilnya tak selalu sesuai perkiraan, dalam hidup manusia tidak bisa seperti itu. Tuhan bekerja secara misterius. Tidak ada yang tahu apa yang bakal kita dapat esok hari. Jangankan esok, satu menit ke depan pun kita tidak pernah akan tahu. Yang bisa dilakukan adalah berusaha menjalani hidup dengan hati yang lapang. Menerima semua yang Allah beri setiap saat.

Butuh waktu yang tiada berbatas untuk bisa menjadi manusia dengan kesabaran dan keikhlasan luar biasa. Dan, menurut saya hanya ada satu manusia yang seperti itu, ialah Nabi Muhammad SAW. Kita, umatnya sudah selayaknya mengikuti semua yang diajarkan olehnya.

Ah, bahasannya terlalu berat. Tidak usah berlanjut ya karena imu saya masih cetek. Masih harus banyak sekali belajar dan belajar terus.

Saya cuma ingin berbagi kebahagiaan dengan banyak orang, bahwa Allah Maha Mendengar, Allah Maha Baik. Apapun doa yang kita panjatkan kan didengar. Hanya saja, apa yang menurut kita waktunya tepat belum tentu begitu bagi-Nya. Itulah kenapa manusia harus belajar sabar dan ikhlas. Seperti yang saya alami tadi. Tanpa diduga Allah mendengar doa saya.

Ingin rasanya memuat screenshot email dari FC Barcelona yang berisi kabar bahagia, tapi saya pikir tidak etis. Intinya, siapa tidak bahagia ketika honor dalam mata uang Euro menjadi naik? Alhamdulillah, bahagia sekali rasanya. Kalau boleh meminta lagi, mohon beri saya bahu dan kaki yang lebih kuat lagi untuk bisa berjalan tegak menjalani takdir yang telah Kau gariskan. Insya Allah, amiin ya robbal alamiin.

Aduh, maafkan saya masih dalam suasana euforia bahagia ini heuu …

Satu lagi yang ingin saya bagi, ada tiga cara untuk mengekspresikan rasa syukur pada Allah SWT yang harus selalu diingat:

  • Syukur hati (kalbu), yaitu menerima semua karunia Allah dan bersikap husnudzon terhadap apapun.
  • Syukur lidah (lisan), yaitu mengucap syukur dan memuji nama Allah dengan lidah kita. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah …
  • Syukur raga (jawarih), memakai seluruh indera luar untuk melakukan kebaikan. Setiap kali Allah beri kenikmatan, di saat yang sama kita harus bisa melihat hikmah dan berkah di balik semua itu.

Anyway …

This post I especialy wrote for my son, Haaken. You are my everything.

And thank God I love FC Barcelona.

Selamat Hari Raya Idul Fitri semua, mohon dimaafkan segala kesalahan baik lahir maupun batin. Semoga hari esok akan menjadi lebih baik lagi untuk semuanya. See you soon di postingan #JuliNgeblog berikutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *