Cara Aman Turunkan Kolesterol Tinggi Dalam Darah | Lifestyle

Enhance Your Digital Lifestyle | Techno
May 27, 2016
Pemakaman Sesuai Syariat Islam Al Azhar Memorial Garden
June 9, 2016

Cara Aman Turunkan Kolesterol Tinggi Dalam Darah | Lifestyle

index5

 

Let food be thy medicine, thy medicine shall be thy food.- Hippocrates

Membaca kutipan di atas rasanya bisa dipahami kenapa kita harus mengonsumsi asupan yang menyehatkan tubuh. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi malah menyebabkan munculnya berbagai jenis penyakit.

Satu hal yang harus diperhatikan adalah bahwa penyebab tertinggi kematian manusia di dunia ini  karena penyakit jantung. Semua pasti tahu penyakti jantung atau serangan stroke itu apa dan seperti apa jika terjadi. Mengerikan? Iya. Penelitian medis menyebutkan bahwa penyebab utama terjadinya penyakit jantung dan stroke adalah karena tingginya kadar kolesterol dalam aliran darah manusia. Dan, katanya kolesterol itu betah berdiam di tubuh yang gemuk. Betulkah?

Wah, siapa bilang kolesterol hanya suka berdiam di tubuh yang gemuk? Jangan salah lho, orang kurus atau bahkan remaja juga bisa memiliki kadar kolesterol tinggi. World Heart Foundation mengatakan bahwa setiap pria atau wanita usia muda dan tua memiliki risiko sama terhadap penyakit jantung dan stroke. Jadi, berat badan bukanlah ukuran seseorang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Saya termasuk orang yang suka banget dengan aktifitas kuliner. Mencicipi berbagai jenis makanan adalah kegiatan yang menyenangkan. Berat badan saya selama ini termasuk stabil. Dengan tinggi 158cm dan berat 50kg rasanya komposisi fisik saya cukup memadai. Tidak gemuk juga tidak bisa disebut kurus.

Kulineran memang mengasyikkan, tapi … sekarang ada tapinya. Sekarang ini setiap kali mencicip makanan tertentu saya harus ingat akan bahaya yang mengancam jika tidak waspada dan lupa diri. Apalagi dengan usia yang makin bertambah, saya harus selalu ingat dengan kadar kolesterol dalam darah.

Sebenarnya, kolesterol itu apa, sih?

Kolesterol adalah lemak yang terdapat di dalam aliran darah, dimana lemak ini dibutuhkan oleh tubuh sebagai bahan pembentukan dinding sel atau hormon tertentu. Secara alami, kolesterol bisa diproduksi oleh tubuh namun kolesterol tidak larut dalam darah. Itu sebabnya kolesterol terikat dengan pengangkutnya yaitu lipoprotein. Untuk itu, kolesterol dibagi menjadi dua jenis yaitu Low-Density Lipoprotein (LDL) dan High-Density Lipoprotein (HDL).

Kadar kolesterol dalam darah dianggap normal bila berada di bawah 200 mg/dl. Apabila melebihi angka 240 mg/dl maka harus diwaspadai karena berisiko terkena serangan jantung dan/atau stroke. Selain bisa dibentuk sendiri oleh tubuh secara alami, kolesterol juga didapat dari makanan hewani seperti daging, ikan, margarin, susu dan produk turunannya. Tapi makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran dan beberapa jenis biji-bijian tidak mengandung kolesterol, lho.

Di acara Indonesia Tangkal Kolesterol Tinggi di hotel Harris Festival Citilink Mal, Bandung, saya sempat melakukan pengecekan kadar kolesterol. Sepanjang usia hingga hampir menginjak angka 40 saya belum pernah memeriksa kadar kolesterol. So, penasaran juga jadinya. Jika dilihat secara fisik, antara berat dan tinggi badan saya rasanya seimbang, tidak gemuk juga tidak kurus. Tapi, seperti disebutkan tadi, orang kurus bukan berarti memiliki kadar kolesterol rendah.

Hm .. cek dulu, ah hehe

Ternyata, setelah dicek, kadar kolesterol saya adalah 189 mg/dl. Whoaaa … ini sudah harus hati-hati, karena mendekati angka 200 mg/dl. Sepertinya saya sudah harus mawas diri dengan asupan makanan sehari-hari. Sebenarnya kalau kita mau, semua jenis makanan bisa dikonsumsi, dicoba, dicicipi, asalkan diimbangi dengan konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan yang seimbang. Bayangkan saja, apa jadinya badan kita jika yang dimakan hanya karbohidrat dan protein hewani saja? Kurang serat, vitamin dan mineral bisa sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh. Makin tinggi kadar kolesterol maka risiko datangnya penyakit jantung coroner akan makin besar. Ngeri ya?

Lalu, bagaimana cara menyiasati kadar kolesterol agar kembali normal tapi kita tetap ingin bisa mengkonsumsi beragam jenis makanan? Bisa dicoba dengan mengkonsumsi penurun kolesterol yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE). Seorang peneliti dari University of Kuopio, Finlandia, Prof. Helena Gylling, MD, PhD, mengatakan bahwa PSE terkandung di sejumlah tanaman seperti kedelai, sayuran, jagung dan juga gandum. PSE ini adalah sejenis struktur yang menyerupai kolesterol berfungsi untuk mengikat garam empedu yang ada di saluran pencernaan, berguna untuk menghambat penyerapan kolesterol dari makanan.

Saya termasuk orang yang rajin minum susu, apalagi susu dengan rasa buah-buahan. Nah, Nutrive Benecol ini minuman favorit saya. Selain rasanya enak juga memiliki fungsi lain. Minuman ini mengandung PSE yang bisa menurunkan kadar kolesterol total hingga 8% dan kolesterol jahat (LDL) hingga 11% setelah mengkonsumsinya selama 1-2 minggu. Nah ini, penyeimbang yang mungkin diperlukan oleh kita semua. Bukan apa-apa sih, PSE ini selain bisa membantu menurunkan kolesterol dalam darah juga bisa mengaktifkan transporter protein pada dinding usus. Artinya apa? Artinya, kolesterol yang terserap didinding usus dari makanan yang masuk bisa dikeluarkan melalui feses, tidak mengendap di dalam tubuh.

So, buat kalian yang kesehariannya hectic banget, punya kadar kolesterol cukup tinggi, dan suka smoothie, tapi malas bikin, bisa langsung ambil Nutrive Benecol dari dalam kulkas lalu minum satu botol. Praktis dan efisien, kan? Jangan lupa, sehari dua kali untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Cek secara berkala kadar kolesterol ke dokter agar bisa selalu terjaga keseimbangannya. Pokoknya, jangan tertipu ya, badan kurus bukan berarti tidak berkolesterol tinggi. Yuk, kita sayangi badan sendiri. Badan sehat akan membuat aktivitas makin lancar jaya. Jangan lupa minum Nutrive Benecol, biar sehat terus! Hehe ….

1 Comment

  1. terima kasih banyak infonya,,,, ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *