Astrinovia.com

Sate Tegal Marem, Sate Kambing Muda Paling Enak di Bandung

Menikmati Sate kambing muda, Sate Buntel, Gulai kambing dan Tongseng di Warung Sate Tegal Marem, Bandung
Menikmati Sate kambing muda, Sate Buntel, Gulai kambing dan Tongseng di Warung Sate Tegal Marem, Bandung

Ada yang suka sate? Itu loh, daging yang dipotong kecil kemudian ditata menggunakan tusukan kayu lalu dibakar, dan disajikan dengan bumbu kacang juga acar mentimun. Kalau disebut ngefans sama sate sih sebenarnya enggak juga. Tapi bila ada sajian sate di meja, apalah daya, mari kita makan saja. yamiiii …

Ada berbagai jenis daging sate sekarang ini, mulai dari daging ayam, sapi, kambing, kelinci, bahkan kuda. Wuih nama yang terakhir agak menyeramkan buat saya. Yang menjadi favorit adalah sate kambing, apalagi daging kambing muda. Jika diolah dengan cara yang benar dan mendapat sentuhan tangan koki terbaik maka hasilnya hmm, kamu bakal ketagihan.

Eh, siapa bilang sate kambing itu bau? Itulah tadi, cara mengolahnya harus benar maka si daging tidak akan berbau, malah aromanya saat dibakar sangat menggudah selera. Bikin ngiler dan perut mendadak terasa kosong, perlu isian segera. Haha.

Satay [Noun]

a Southeast Asian, especially Indonesian and Malaysian, dish of marinated, bite-size pieces of meat, skewered, barbecued, and usually served with a peanut-flavored dipping sauce.

Nah, minggu lalu saya diajak Ratri, teman blogger saya yang cantik bin seksi, ke sebuah warung sate di daerah Setiabudi, Bandung. Nama tempatnya Warung Sate Kambing Muda Tegal Marem. Membaca namanya, saya berpikir asal sate ini berasal dari Tegal. Ternyata benar, sate khas Tegal. Penyajian sate ini hanya dengan bumbu kecap, cabai merah, irisan tomat dan bawang merah segar. Kalau di tempat asalnya, bumbu kacang hanya disajikan sesuai permintaan. By the way, Marem itu artinya apa ya?

Jika ditanya soal cita rasa dan sensasinya, sungguh lezat. Daging yang diolah berasal dari daging kambing muda yang baru berumur beberapa bulan saja. Jadi, ketika dibakar rasanya gurih dipadu dengan lemak yang ikut meleleh di dalamnya. Dagingnya empuk namun masih bertekstur, so it’s delicious, really! Oh ya, yang membuat sate Tegal ini enak adalah karena daging yang dipakai diambil dari bagian paha saja. Sebutannya daging Sampil, terdiri dari kombinasi daging yang relatif empuk dan kenyal. Pas banget pokoknya.

Teh Poci Gula Batu hangat dan nikmat meemani sajian Sate Tegal Marem yang endes gandes.
Teh Poci Gula Batu hangat dan nikmat meemani sajian Sate Tegal Marem yang endes gandes.

Menyusun daging dalam tusukan juga memerlukan seni tersendiri. Biasanya, satu batang sate terdiri dari lima tusukan daging. Susunannya adalah daging pangkal (bongkot) kemudian gajih (lemak), daging lagi, gajih lagi, dan daging di tusukan terakhir disebut pucuk. Kenapa harus diselipkan gajih diantara daging? Karena efek gajih saat dibakar lemaknya akan meleleh dan meresap ke dalam dagingnya. Sate tidak perlu dibakar terlalu lama. Juga tidak menggunakan bumbu saat pembakarannya sehingga ketika matang, tampilan sate cenderung berwarna kecoklatan dan tidak gosong.

Saat tiba di warung sate ini cuaca sedang menggelora dengan sapuan angin kencang dan limpahan air hujan yang luar biasa deras dari atas langit malam. Belum lagi petirnya yang bak flashlight. Mengerikan. Tapi, seporsi sate kambing muda, gulai, tongseng, dan teh poci rupanya bisa menghangatkan suasana dingin malam itu. Maknyus!

ALAMAT SATE TEGAL MAREM
Jl. Dr. Setiabudi 136 Bandung Jawa Barat, No. Telp 022 2032 802
Buka : 11.00 – 22.oo

2 thoughts on “Sate Tegal Marem, Sate Kambing Muda Paling Enak di Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *