Martabak Tropica, Martabak Kekinian Yang Bikin Ketagihan

Luis Enrique Halo Berlin, kami siap!
Luis Enrique: Halo Berlin, kami siap!
June 6, 2015
I AM HOPE The Novel
January 30, 2016

Martabak Tropica, Martabak Kekinian Yang Bikin Ketagihan

Resize2

Halo.

Ini postingan perdana di bulan pertama tahun 2016. Banyak harapan yang dipanjatkan di tahun yang baru ini termasuk segala hal yang semoga berbuah manis untuk saya. Amin … Ngomong-ngomong tentang manis, meski tidak begitu suka dengan penganan legit tapi martabak manis adalah kekecualian. Apalagi jika rasanya begitu menggoda lidah, tidak akan terlewatkan untuk singgah di indra pengecap saya.

Ada hal lucu muncul di saat saya sedang berkontemplasi di malam pergantian tahun kemarin. Cuaca malam itu cukup membuat orang lebih memilih bersembunyi di balik selimut daripada menunggu waktu pertunjukkan gemerlap kembang api. Gerimis yang menghiasi keramaian di luar rumah membuat angin terasa menusuk tubuh. Dalam satu percakapan bbm dengan seorang sahabat, saya bilang, “Dingin-dingin begini enaknya makan yang manis-manis plus teh tawar panas. Cocok, kan? Tapi males belinya males keluar rumah, gimana ya?”

Terus terang, saya bukan penggemar makanan yang manis. Saya lebih suka cemilan asin, seperti keripik, kentang goreng, roti telur atau yang lainnya. Alasannya selain wajah sendiri sudah manis –eh, muji diri sendiri- gigi saya juga sulit bersahabat dengan penganan manis. Sudah bisa dibayangkan apa yang bakal terjadi kalau gigi ini menggigit adonan manis. Ngilu … pasti! Maklum, giginya jelek, banyak bolongnya.

Tapi ternyata kondisi ini tidak berlaku untuk martabak manis yang satu ini. Meski adonannya legit sekali tapi gigi saya ternyata baik-baik saja. Saya sudah pernah mencoba mencicipinya beberapa hari yang lalu. Langsung dari kedainya, dan makan bersama pemiliknya pula. Rasanya enak. Dan sekarang bayangan warna warni topping martabak sepuluh rasa itu menggoda pikiran saya. Berhubung malas keluar rumah, jadi saya memutuskan untuk pesan antar saja.

Yang belum pernah mencoba Martabak Tropica ini saya beritahu ya. Yang paling bikin ketagihan itu adalah adonannya. Biasanya, kalau membeli martabak di pinggir jalan tampilannya selalu menyilaukan. Silau karena terlalu banyak olesan mentega di permukaan martabak. Kinclong banget dan menggoda lidah. Tapi, eh jangan salah. Penampilan yang memukau belum tentu dibarengi dengan rasa yang memikat. Beberapa kali saya kecewa membeli martabak manis di pinggir jalan. Mentega yang meleleh rasanya nempel di lidah dan susah hilangnya. Adonan yang tidak padat membuat saya serasa memakan angin. Adonannya sedikit tapi mengembang dan lebih banyak ruang kosongnya. Terlalu banyak baking powder sepertinya. Kebayang, tidak? Hampos kalau kata orang Sunda mah. Begitu ditekan langsung melempem. Tapi yang ini, wuih … adonannya padat, berongga namun penuh. Jika diperhatikan, adonannya mirip adonan Bika Ambon. Belum lagi toppingnya yang berasal dari bahan kualitas nomor satu. Bukan topping abal-abal yang seringkali terasa perasa buatannya. Ini mah asli. Nutella, Toblerone, Ovomaltine, Blueberry, Strawberry, Fla Durian, Keju, Kacang dan Meses yang menggiurkan.

Ya, meskipun topping bisa diakali dengan berbagai cara agar menarik dan enak tapi yang membedakan adalah adonannya. Adonan Martabak Tropica diolah dengan menggunakan mesin. Bersih, higienis dan rapi. Membuat adonan menjadi awet dan tidak cepat mengeras. Pernah beli martabak manis terus bersisa dan baru dimakan esok harinya? Adonannya pasti keras kan? Harus dikukus lagi agar enak dimakan. Nah, yang ini tidak perlu kerja dua kali. Yang tersisa bisa langsung dimakan keesokan harinya karena tidak menjadi keras. Tetap enak. Mantap pisan pokoknya. Daging martabak ini legit tapi tidak bikin pusing kepala karena terlalu beraroma mentega. Maklum, saya kalau mencium bau mentega suka kliyengan. Yang pasti, takarannya pas, manisnya cocok banget di lidah dan tiga potong saja sudah membuat perut kenyang.

Saya pesan martabak 10 rasa, red velvet dan pandan jagung. Karena penghuni rumah banyak jadi kemauannya juga beragam. Masing-masing dengan pilihannya. Dan saya tinggal icip-icip membuat martabak platter ala sendiri hehe … kalau melihat penampakannya dijamin pada ngiler deh. Nanti ketika mencoba juga pasti bikin ketagihan. Serius!

Eh iya, lokasi Martabak Tropica ini di Jalan Burangrang No. 2 Bandung, di sebelahnya In and Out Eatery, bersebelahan gitu. Lumayan cukup jauh jaraknya dari rumah saya di Ujungberung. Itu sebabnya lebih baik pesan antar daripada harus mengantri lama disana dan menghabiskan banyak waktu. Bukan apa-apa sih, karena pegal dan malas ngantri saja. Kalau ingin selalu apdet dengan info terbaru bisa mengikuti postingan Instagramnya juga. Pssst … miminnya baik hati banget dan pemalu, lho. Coba saja dimention lalu tanya boleh tidak berfoto bareng sama mimin kece? Dia bakal bilang, “Plis, jangan dong. Saya gak mau tenar.” Haha …

Resize3

martabak topping 10 rasa

Martabak Pizza Tipis

Martabak Pizza Tipis

Kedai Martabak Tropica

Jl. Burangrang Bandung (Samping In & Out Eatery)

Buka: 11.00 am – 23.00 pm

Delivery: GoFood by Gojek

Instagram : @kedaimartabaktropica

3 Comments

  1. arioss says:

    ceu, yg benul IM-nya @kedaimartabaktropica.bandung 😛

  2. arioss says:

    ceu, yg benul IG-nya @kedaimartabaktropica.bandung 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *