Astrinovia.com

Never Lose Hope, We Can

Terkadang kita jatuh dalam sekejap hanya karena melihat, membaca dan mendengar keberhasilan orang lain. Betapa seakan perjuangan sekian lama yang dihiasi semangat dan kerja keras tak juga menampakkan secercah cahaya terang. Tapi harap diingat, hidup adalah sebuah perjalanan, journey, dimana kita adalah sutradara dalam film yang digarap sendiri. Tulisan ini diposting untuk berbagi pencerahan karena menurut saya itulah arti hidup yang sebenarnya, untuk berbagi.

Ada saat dimana rasanya kita terus berjalan di dalam terowongan nan gelap dan tangan ini sulit untuk menggapai lemari dimana lilin-lilin tersusun rapi dan tersimpan baik disana. Katakan aku ini lebay, selalu mendramatisir keadaan dan membesar-besarkan hal kecil. Bukan itu tujuanku, karena  justru dengan mengetahui keberhasilan orang mata ini akan terus terbuka untuk setiap kesempatan, telinga ini mendengar untuk sebuah inovasi dan tangan ini bergerak untuk sebuah pembaruan. Jika tidak untuk banyak orang setidaknya bagi diriku sendiri. Setiap manusia diciptakan dengan suatu alasan dan manfaat. Tak ada penciptaan Tuhan yang tak berguna. Semua orang berguna hanya saja terkadang manusia tidak menyadari potensi dan kemampuan dalam dirinya karena selalu tertutup oleh gemilang sukses orang lain.

Coba kita tengok ke dalam, apakah kamu masih ada disana? Bila tak kau temukan semangat, harapan dan doa dalam diri maka kamu secara batin sudah mati. Hal yang paling tak diinginkan oleh manusia adalah mati secara jiwa. Apalah arti kemasan indah nan cemerlang bila isinya hampa, kosong tanpa keyakinan, harapan dan semangat untuk terus berjalan, melangkah penuh kepercayaan diri. Jangan kau tengok yang telah berlalu, jangan juga kau terlalu khawatirkan yang akan datang. Mensyukuri semua yang kau punya hari ini dan membuatnya menjadi yang terbaik yang kamu bisa adalah hal terpenting dalam hidup ini. Jika pernah mendengar satu pepatah “ Hiduplah hari ini seakan kau mati besok, berikan yang terbaik sekarang seakan kau kehilangan besok”, bila dipahami maknanya maka artinya sangat besar untuk menyemangati diri.

Ada sebuah cerita di dunia kepenulisan, tempatku sering bercengkerama selama beberapa tahun terakhir. Ada banyak ide dan inspirasi yang muncul untuk dituangkan dalam bentuk buku dan jumlahnya sudah sekian puluh tersimpan rapi di dalam file computer, selain yang sudah terkirim ke berbagai penerbit. Rasanya sudah kucurahkan semua pikiran dan jiwa membuat outline naskah itu tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Beberapa postingan penerbit yang mengumumakan ACC atas outline yang disetujui tidak memuat satupun ide-ide milikku. Ada beberapa nama yang rupanya kebanjiran order hingga beberapa pesanan dalam satu waktu dari penerbit berbeda. Hal ini cukup membuatku tertohok. Sempat terpikirkan, apakah memang kualitasku tak layak, apakah hasil dari pikiranku ini tak menarik untuk dipublikasikan, apakah aku bukan penulis yang baik? Rasanya aku harus menghela nafas panjang dan berpikir jernih. Bukan hanya aku yang mendapat masalah seperti ini, masih banyak ribuan orang di luar sana mengalami hal yang sama. Untuk apa aku menyerah, untuk apa berputus asa? Yang menjadi pembeda dalam kehidupan setiap orang adalah KEBERUNTUNGAN. Siapapun bisa meraih MIMPI yang diidamkan. Siapapun bisa mencapai kesuksesan seperti orang lain. Siapapun bisa bekerja demikian keras hingga melupakan semua hal yang ada di sekitarnya demi sebuah pencapaian. Tetapi, yang menentukan semua itu hanyalah WAKTU. Bila sudah sampai waktunya, tanpa perjuangan berdarahpun kesempatan itu akan jadi milik kita. Namun, ketika kau merasa kebuntuan telah datang, disanalah Tuhan menghembuskan nafasnya agar kita tahu Dia selalu ada.

Untuk sementara ini, sambil menunggu waktu kita datang memeluk dan memberikan senyum bahagia, mari kita terus melangkah, menatap ke depan, menegakkan badan dengan penuh keyakinan dan memberikan yang terbaik dari kemampuan yang kita punya untuk keluarga, teman, sahabat, masyarakat, bahkan dunia dan terutama diri sendiri. Karena, halangan dan tantangan terbesar manusia adalah dirinya sendiri. Ketika kau sudah bisa mengalahkan rasa malas, tak percaya diri dan ketakutan dalam jiwamu maka itulah yang disebut pemenang sejati. The true winner is when you stop thinking about other people and make the utmost of yourself to be useful for everyone.

 

Ingatlah semua hal positif yang dilakukan selalu berujung manis. Pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja dan jika tidak maka bukanlah akhir dari segalanya. Sesuatu tidak akan pernah selesai jika belum benar-benar selesai. Artinya manusia akan terus berusaha dan haus akan pembaruan dan semua itu akan selesai jika nyawa telah terpisah dari raga. Orang Jepang, yang terkenal dengan etos kerjanya yang luar biasa selalu menanamkan hal-hal positif atau afirmasi untuk dirinya sendiri. Jika kau sempat jatuh 7 kali maka bangkitlah 8 kali. Semua orang juga tahu bahwa dunia ini bulat, jadi jika sesuatu terlihat bagaikan akhir dari segalanya maka bisa jadi malah merupakan awal dari kesuksesan. Jalan terus tanpa henti dan pantang menyerah karena kita tidak pernah tahu apa yang ada di depan nanti. Bagaimana jika ketika kita memutuskan untuk berhenti di saat sekop ini hanya satu centimeter lagi dari lapisan tanah yang melingkupi ratusan berlian seharga milyaran di dalam tanah? Ketika itulah kau boleh menganggap dirimu kalah. Kau pecundang. Menyerah hanya karena lelah. Untuk sebuah cita-cita besar, tak ada kata terlalu lelah, yang ada hanyalah terlalu malas untuk melanjutkan perjuangan.

Perjuangan, sebuah kata penuh makna dan kerja keras. Masih lekat dalam ingatan ketika Barcelona akan melawan Real Madrid dalam laga El Classico bulan April tahun 2011. Ketika Carles Puyol diragukan turun ke lapangan karena masih dalam tahap pemulihan, ketika Barcelona bermain di Santiago Bernabeu dan hanya mendapat sedikit dukungan public disana. Dengan banyak kekurangan seperti skuad yang minim, rumput lapangan Santiago Bernabeu yang dibiarkan panjang 3 cm –panjang rumput ini tidak seperti yang disepakati dan pihak El Real mengabaikan kesepakatan karena dianggap tidak penting- juga tekanan psikologis yang diberikan oleh Mourinho, apa yang dikatakan oleh Guardiola pada para pemainnya? “Gentlemen, we are going to win because we are all here.” Kalimat itu menggugah semangat dan menanamkan pandangan positif serta keberanian di benak setiap pemain. Ketika itu Pep menunjukkan kelemahan lawan dan menggambarkannya dengan jelas lalu berkata, “ Ini yang akan terjadi di daerah ini dan ini.” Guardiola tidak menekan para pemain untuk mencetak skor dan menang tetapi dia membuka pikiran dengan kalimat-kalimat yang membuat anak asuhnya yakin dengan kemampuan dirinya.

Yang bisa diambil maknanya dari sikap Pep Guardiola itu adalah bahwa kita harus melihat segala hal dari sudut pandang yang berbeda, maka hasilnya akan jelas berbeda meskipun semua orang memikirkan hal yang sama. Sama seperti pandangan Tito Vilanova ketika Lionel Messi berhasil mencetak gol ke gawang Iker Casillas yang ketika itu Real Madrid bermain dengan 10 orang karena Pepe mendapat red card. Apa kata Tito? “ Yang menjadi masalah bukanlah melawan 10 atau 11 orang tetapi keberhasilan Messi melewati 6 pemain lawan dan mencetak gol yang fantastis.” Itulah yang disebut sudut pandang berbeda. Siapa bilang sepakbola hanya tentang kesenangan dan perdebatan, banyak filosofi dan makna dari setiap permainan yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari bila kita jeli mengamatinya. Barcelona adalah contoh klub yang penuh filosofi kehidupan dalam sepakbola maupun di dunia nyata.

Nah …. Bila satu sisi jalan tampak tak menyenangkan untukmu, cobalah sisi lainnya, mungkin ada sesuatu yang menarik hati disana. Jika sudah menemukan satu hal yang menjadi passion-mu maka keberhasilan akan melambaikan tangannya di ujung sana untukmu. Yakin, yakinlah dengan potensi dirimu dan ingatlah bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan begitu juga dengan mereka yang kau anggap telah sukses dan menggenggam dunia di dalam tangannya. Hanya saja kekurangan dan kelemahan seseorang tak akan mendapat publikasi yang sama seperti kelebihan dan kekuatannya. Good luck to all of you. Semangat !!

We must embrace pain and burn it as fuel for our journey.  ~Kenji Miyazawa

 

 

3 thoughts on “Never Lose Hope, We Can

  1. terkadang orang semisal saya kehilangan sensitifitas bahwa dalam sepakbola terdapat makna selain pergulatan eh sepakbola bukan gulat ya? ah sudahlah blog ini bikin gemeter… *standing ovation 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *