Astrinovia.com

Dare To Say Goodbye Find A New Hello

You see wrong when you are right but you never know which one is right when you do wrong

Bukan kegagalan dari setiap usaha kita yang membuat diri ini terkadang menarik diri dari keramaian dunia. Juga bukan karena kerja keras yang tak jua berbuah hasil atau keinginan terbesar yang tak menunjukkan ciri signifikan bakal tercapai. Bukan, bukan itu ternyata. Pertentangan dengan orang terdekat adalah satu hal yang bisa membuat diri ini jatuh dan sulit untuk bangkit. Semestinya orang terdekat memberikan dorongan positif serta semangat tanpa putus dalam setiap langkah kehidupan. Sekalinya muncul garis pembatas yang digaristebali oleh rasa kesal berujung (mungkin) benci membuat pribadi seseorang menjadi drop, sulit untuk diobati. Satu lagi yang menghalangi langkah kita meraih kesuksesan dalam semua hal yang dicita-citakan adalah diri sendiri.

 
Pepatah bilang musuh terbesar adalah dirimu sendiri. Mengalahkan ketakutan yang bersemayam dalam diri berarti sebuah keberhasilan yang akan membimbing kita menuju raihan atau pencapaian hidup di luar sana. Pepatah berkata benar. Siapa yang paling sulit dikalahkan di dunia ini? Kita, ya kita sendiri. Ego, emosi, kekuatan mental serta kepercayaan diri yang rendah adalah factor-faktor yang bakal membuat diri ini tenggelam apabila tidak dibenahi dengan baik. Siapa yang mampu membenahi hal seperti itu? Tentu saja tak lain tak bukan adalah diri ini.

 
Ada satu cerita tentang seorang perempuan yang selalu membangun benteng tatkala kritik atau keluhan mengenai dirinya muncul. Setiap kali orang menujukan sebuah opini yang bertentangan dengan dirinya pasti akan langsung ditolaknya dengan menunjukkan benteng tebal bak tembok besar Cina. Semua hal itu dimentahkannya dengan mengingkari bahwa kritikan yang ditujukan itu tidak benar. Padahal, yang terjadi sebenarnya adalah perempuan itu takut. Kenapa takut? Takut akan penerimaan public apabila dia mengakui bahwa kritikan itu benar dia akan dijauhi dan tidak disukai lagi, takut mengalami suatu perubahan, takut untuk kembali berjuang karena dia tahu kerasnya perjuangan hidup. Suatu hari jika dia merenungkan semua itu dia akan paham bahwa semua kritikan itu untuk kebaikan dirinya sendiri. Tahu tidak, hal yang paling menakutkan itu justru saat kita memulai hal yang baru. Tuhan tahu kita kuat dan mampu menyerap banyak pelajaran dari setiap pengalaman hidup yang dilewati.

Ya, dalam perenungan yang cukup memakan waktu dirinya kembali menemukan bahwa sebuah perubahan dalam diri itu penting dan tidak akan menjadi sikap negative apabila diselami dengan baik. Merenungi diri, menginterospeksi diri sedalam-dalamnya dan menemukan sebuah titik dimana hati akan berkata bahwa semua kritikan itu benar dan dirinya siap untuk berubah. Dalam arti berubah untuk kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun memberikan dampak positif bagi lingkungan terdekat. Jadi, jangan membuat benteng diri yang tak perlu, menerima kritik dengan lapang dada kemudian mengevaluasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Meskipun sulit tetapi layak untuk dilakukan. Percayalah. Hidup adalah tentang pembelajaran tanpa ujung, so never worry about being left or late, it’s never too late and everyday is a new beginning.

 
Hellen Keller, seorang wanita dengan kekurangan fisik yang hebat, seorang pejuang bagi dirinya sendiri juga dunia, adalah sosok yang selalu memberikan inspirasi dan kekuatan semangat dalam setiap langkah yang akan dijalani hari ini. Kemarin adalah masa lalu, tak perlu lagi menengok ke belakang, hari ini adalah perjuangan, berjuanglah seakan kita mati hari ini, besok adalah bayangan yang mungkin akan berwujud nyata atau sebaliknya.

Lionel Messi, sosok pesepakbola masa kini yang memperjuangkan cita-citanya dengan kerja keras dan pengorbanan yang luar biasa besar. Hasilnya kini, siapapun bisa melihatnya dan mengakui bahwa semua kerja kerasnya sejak kecil tak ada yang sia-sia. Nothing is impossible and isn’t it impossible is I’m-possible? Menjadi seseorang yang tak mudah lari begitu mudahnya. Tetap berpegang dan berpijak pada keyakinan yang tertanam dalam diri, percaya bahwa kita akan membuat perbedaan setidaknya bagi diri sendiri semoga bagi dunia. Karena setiap perbedaan mengajari kita bagaimana mempergunakan talenta dan bakat yang kita dapatkan dari Tuhan. Dalam dunia yang begitu keras ini, kita belajar untuk membungkuk tanpa perlu menciptakan sebuah kekosongan di dalamnya. Memahami dan menerima setiap pelajaran yang kita dapatkan tentang siapa kita dan apa yang bukan bagian dari diri ini.

If you dare to say goodbye, life will present you a new hello … so fear not, my dear!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *