Pala, enyahkan insomnia

Pa Amb Tomaquet, Cara Unik Menikmati Sepotong Roti Tawar
December 3, 2010
Mes Que Un Club, I’m The Real Cule !
December 11, 2010

Pala, enyahkan insomnia

Tiga hari yang lalu saya diajak ibu untuk menemaninya ke kota hujan, Bogor. Awalnya sih saya malas karena pasti di jalan macet banget apalagi hari Sabtu banyak orang yang melewati Bogor menuju Puncak dan berlibur akhir pekan disana. Tapi setelah dipikir berulang-ulang akhirnya saya bersedia dengan satu misi penting berkaitan dengan gangguan tidur yang saya alami beberapa minggu terakhir.

Pasti banyak yang menyangka misi penting saya adalah berburu oleh-oleh khas kota Bogor seperti roti unyil, asinan, manisan atau pergi ke sentra produksi tas murah di daerah Tajur. Mendekati benar sih tapi yang saya inginkan adalah mendapatkan buah pala segar yang sekarang semakin jarang ditemui.

Mengapa buah pala? Pala memiliki khasiat yang sangat berguna bagi kesehatan. Diantaranya adalah menyembuhkan gangguan tidur yang sedang saya alami akhir-akhir ini. Tidur tidak nyenyak, sulit memejamkan mata padahal sudah ngantuk berat dan selalu gelisah saat tertidur.

Pala (Myristica fragan Haitt) adalah rempah favorit yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Pala asli berasal dari pulau Banda dan Maluku lalu menyebar ke pulau Jawa. Dibawa oleh Marcopolo saat dia dalam perjalanan ke Tiongkok dan melewati jalur pulau Jawa. Sejak saat itu budidaya pala menyebar ke berbagai daeerah di nusantara.

Setelah berputar-putar cukup lama di tengah kota akhirnya mobil saya memasuki daerah pasar secara tidak sengaja karena terkena macet. Sambil menunggu lalu lintas lancar kembali, saya menyebarkan pandangan mata ke segala penjuru guna menemukan target utama saya tadi, PALA! Yang saya temukan sejak masuk kota Bogor tadi hanyalah pedagang marmut, asinan, roti unyil, talas, sayuran segar dan buah nanas.

Akhirnya setelah menunggu lama, mata saya tertuju pada seorang bapak pedagang yang tampak ramah. Di lapaknya tampak ada gundukan buah bulat berukuran sedang berwarna hijau sedikit kecoklatan. Saya pikir itu pasti buah pala. Ternyata benar, akhirnya saya membeli dua buah kilo pala segar untuk dibawa pulang ke rumah. Mission accomplished! Terima kasih bapak yang baik … hehe

Kenapa sih kok ngotot amat ingin membeli pala. Selain dikenal sebagai rempah penghasil minyak atsiri yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik dan industri minuman, pala juga memiliki khasiat lain. Umumnya masyarakat memanfaatkan daging dan bijinya untuk dikonsumsi tetapi ada juga masyarakat atau industri yang mengambil kulit batangnya untuk kebutuhan tertentu.

Ini dia khasiat Pala yang membuat saya bela-belain datang jauh-jauh ke Bogor.
1. Meredakan nyeri haid
2. Mengatasi rasa mual dan muntah
3. Mengobati sakit maag, masuk angina dan cegukan
4. Mengobati suara yang parau
5. Mengobati sakit rematik bila dikonsumsi secara teratur
6. Mengatasi gangguan tidur atau insomnia

Hari ini buah pala berhasil dieksekusi dan dijadikan hidangan camilan di rumah dalam bentuk manisan basah. Rasanya segar dan nikmat. Memang lebih enak membuat manisan sendiri karena selain terjaga kebersihannya juga terbebas dari bahan pengawet dan zat pewarna. Kalau yang tidak suka makan manisan dalam keadaan hangat, bisa juga dimakan dingin dengan menambahkan sedikit es batu.

Jangan dikira, rasanya sungguh menyegarkan! Tadi saya sudah mengkonsumsi sekitar satu mug besar manisan beserta airnya yang segar. Belum sampai tiga jam, mata ini sudah terasa lelah dan ngantuk. Semoga saja tidur saya kali ini akan terasa nikmat dan nyenyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *