Mes Que Un Club, I’m The Real Cule !

Pala, enyahkan insomnia
December 6, 2010
Status Updet, Ribet Deh!
December 20, 2010

Mes Que Un Club, I’m The Real Cule !

Baru-baru ini setiap orang merasa gerah dengan keputusan yang dibuat Rosell untuk menjalin kerjasama antara klub tercinta kita FC Barcelona dengan QF –Qatar Foundation-. Suara bermunculan dengan mengatakan bahwa ada aspek politik dan bisnis tergabung disana. Saya pribadi tidak suka dengan keputusan yang mengejutkan dari Presiden Rosell. Memikirkan FC Barcelona yang memiliki sejarah dan kebudayaan khas membuat klub kesayangan kita ini berbeda dari klub sejenis yang lain di seluruh dunia. Namun, apa mau dikata, keputusan manajemen klub dan konsekuensinya mau tak mau tetap harus kita terima.

Setiap hari, melalui FB atau blog pribadi dan media umum, saya membaca berbagai opini mengenai penempatan QF di bagian depan jersey Barca. Ada orang yang mengatakan “ Barca telah terjual” yang lain mengatakan “ Apa kata dunia tentang ini” dan “ Apa yang terjadi dengan falsafah klub terbaik ini?”. Namun yang lebih menyakitkan adalah pendapat yang mengatakan bahwa kita sudah bukan lagi “Mes Que Un Club”. Untuk pernyataan ini saya pribadi tidak setuju. Apa yang menyebabkan munculnya pernyataan menyakitkan seperti itu? Bukankah kita masih menampilkan permainan yang memukau? Bukankah kita memiliki sejumlah pemain yang berkualitas nomor satu? Bukankah akademi yang dimiliki Barca tetap menghasilkan bibit-bibit hebat calon penerus tim inti? Dan apakah kita melupakan pelatih terbaik yang sekarang kita miliki hanya karena deal dengan QF ini? Betapa semua pernyataan ini membuat dada menjadi sesak dan tak henti memikirkannya. Selama 111 tahun jersey Barca bersih dari sponsor apapun dan sekarang dengan kerjasama senilai total 170 juta euro, apakah menunjukkan bahwa jersey kita sudah ternodai? Apakah jiwa dan semangat klub telah berganti dan berubah haluan karena hal ini? Saya tidak pikir seperti itu. Spirit never change!

Sayangnya, kali ini kita memiliki presiden terpilih yang seringkali membuat keputusan yang mengejutkan. Saya tidak begitu suka dengan Rosell, setidaknya dari beberapa keputusan yang dibuatnya belum ada yang membuat saya senang. Begitu pula dengan keputusannya mencopot gelar presiden kehormatan dari Cryuff beberapa waktu lalu meskipun kini dia menawarkan gelar lain yang membuatnya tetap berada di dalam manajemen Barca. Tapi itu semua dilakukan dengan tujuan pasti, yaitu membuat klub kesayangan kita tetap eksis dan berkualitas.

Sekedar info bagi yang belum mengetahui jelas tentang QF, adalah sebuah organisasi non profit yang berada di Qatar dimana negara tersebut bahkan belum dapat menunjukkan contoh nyata demokrasi dan hak asasi manusia kepada dunia. Yayasan ini bertujuan untuk membuat negara mereka bisa bertahan hidup bila suatu saat minyak yang dimilikinya habis.

Ada beberapa proyek yang dikerjakan oleh yayasan ini dan diantaranya membantu krisis yang terjadi di beberapa negara termasuk Indonesia. Intinya, mereka melaksanakan program yang baik untuk kepentingan orang banyak.

Yang menjadi masalah dan memancing pendapat para penggemar adalah bahwa QF membayar Barca untuk mempromosikan yayasan mereka melalui logo yang dipasang di jersey Barca. Jika kita keberatan dengan ini, bagaimana dengan Nike, Audi, Estrella Damm dan Telefonica yang juga menjalin kerjasama dengan Barca? Bukankah itu sama saja?

Kenyataan mengatakan bahwa klub yang kita sayangi ini sedang dalam kesulitan keuangan yang besar. Seberapa besar kesulitan itu saya tidak tahu, hanya manajemen yang paham soal itu. Bagaimanapun FC Barcelona juga merupakan sebuah bisnis yang terus dijalankan dan bisnis tentunya memerlukan uang. Untuk apa uang itu?

Beberapa diantaranya adalah untuk kepentingan berikut :
1. Membayar gaji pemain termasuk bonus dan kontrak
2. Membeli pemain baru
3. Memelihara fasilitas yang dimiliki seperti stadium, La Masia, fasilitas latihan dll
4. Membayar para pekerja mulai dari gaji presiden hingga tukang potong rumput yang membersihkan rumput di Camp Nou secara teratur.
5. Membayar hutang klub
6. Membayar tanggung jawab biaya untuk amal (Unicef)

Tapi yang tidak dapat dibeli adalah kebahagiaan pemain untuk tetap tinggal di FC Barcelona. Ini memerlukan biaya yang tidak kecil, minimal sekitar 30 juta euro permusim. Mungkin kita menganggap, kenapa klub sebesar ini yang terbaik di dunia tidak dapat membayar hutangnya? Banyak cara untuk mendapatkan uang, bukan hanya cara seperti itu. Bagaimana kita tahu klub bisa membayar hutangnya? Apakah kita harus memotong gaji pemain yang telah memberikan kontribusi terbaiknya di lapangan dan membuat kita semua senang untuk membayar sebagian hutang yang ditanggung oleh klub? Tentu saja tidak, kan?

Menurut saya, fans tetap mengharapkan pemain bermain tanpa cela sepanjang musim, dibayar sesuai kualitas bermainnya. Kita tidak tahu menahu apa yang harus dilakukan oleh klub untuk bisa membuat para pemain tetap seperti itu. Itu sebuah tugas yang luar biasa berat. Meskipun saya pribadi tetap tidak setuju dengan keputusan Rosell tetapi ada sisi positif yang bisa diambil dari kerjasama baru ini, diantaranya adalah :
1. Setidaknya sponsor yang dipasang bukan berasal dari rumah judi
2. Kerjasama ini akan membantu klub untuk tetap memberikan pelayanan yang baik bagi para pemain dan memelihara pemain berkualitas dari serangan penawaran klub-klub lain di dunia seperti Real Madrid atau Manchester City.

Apakah dengan adanya logo baru tersebut, kita akan berhenti membeli jersey Barca? Apakah kita akan berhenti menyelenggrakan nobar di berbagai tempat? Apakah kita akan kehilangan semangat Mes Que Un Club karena logo ini? Saya tidak setuju karena disini kita adalah fans FC Barcelona bukan penggemar Rosell. Setidaknya kita tetap memberikan kontribusi terbaik untuk klub yang kita sayangi meski hanya dari kejauhan saja.

Indonesia sebagai negara kedua yang memiliki jumlah fans Barca terbanyak tentunya tidak akan memalingkan muka dari klub tercinta kita. FC Barcelona tetap sebuah klub yang berbeda, spirit dan semangat serta falsafah di dalam tubuhnya tidak berubah dan hal ini yang membuat saya sebagai cule sejati. Saya mendukung apa yang dilakukan oleh manajemen sepanjang hal itu menawarkan kebaikan bagi kepentingan klub. Mes Que Un Club, I’m the real Cule !

Sumber : opini pribadi dan www.totalbarca.com

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *