Best Seller
October 15, 2010
my girls is big now ,,,
November 18, 2010

Ibu RT, Waspadalah!

Sedikit bergaul dengan ternak seperti sapi, domba dan kambing membuatku jadi waswas kalau sering-sering mengkonsumsi daging merah. Terbersit sedikit keinginan untuk menjadi vegetarian saja. Kenapa ya, kok jadi aneh? Alasannya adalah karena aku mendapatkan sedikit pengetahuan tentang penyakit-penyakit mengerikan yang menjangkiti para ternak itu. Ternak yang sudah mendapatkan banyak perhatian itu adalah sapi. Bukannya apa-apa, karena aku adalah a die hard fan of Steak alias penggemar daging sapi sejati. Hampir setiap minggu seringkali menyempatkan waktu berdua temanku, Rike, menyantap daging sapi yang berbumbu nan lezat itu. Biarpun dompet lagi tongpes tapi selalu diusahakan untuk bisa memuaskan nafsu makanku pada steak itu. Setiap suapan daging merah itu merupakan kenikmatan yang tiada tara bagiku. Selain untuk memuaskan perut juga untuk menghilangkan kepenatan selama satu minggu berkutat dengan berbagai macam pekerjaan. Eh, meskipun hanya seorang ibu rumah tangga tapi pekerjaan tak pernah menyandang label HABIS! He … he

Lalu kenapa sekarang tiba-tiba punya pikiran untuk beralih menjadi seorang vegetarian? Memang belum pasti dan belum ada keputusan bulat tentang itu karena otakku masih terus menggodok keinginan itu, *ceilehhh kayak rapat besar saja lagaknya!* Yang kutahu selama ini, sapi hanya erpotensi terjangkit penyakit mulut dan kuku serta anthrax yang mengerikan itu. Tetapi … ternyata masih ada sekitar 8 jenis penyakit mengerikan lainnya yang belum diketahui olehku dan baru saja kuketahui penjelasannya. Kalau sampai penyakit sapi menular pada manusia, sungguh ngeri membayangkan hal itu.

Tapi, kalau hanya menjangkiti ternaknya saja, apakah dagingnya masih aman dikonsumsi olehku? Bagaimana para peternak memelihara sapinya? Apakah mereka melakukannya dengan baik, apakah mereka juga memikirkan tentang kesehatan orang-orang yang mengkonsumsi daging itu? Bagaimana cara kita mengetahui kualitas sapi yang baik? Wow, banyak sekali yang diketahui dan menjadi perhatian dari kita. Apalagi bagi wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, pengetahuan menyeluruh tentang ini wajib … sekali lagi wajib untuk dipahami.

Apa saja jenis-jenis penyakit sapi yang bisa membuat bulu kuduk kita merinding lalu memutuskan untuk membatasi konsumsi daging merah atau bahkan membuat keputusan besar dan menjadi vegetarian? Berikut penjelasannya, silahkan disimak dengan baik.

Penyakit-penyakit yang rentan menjangkiti sapi-sapi potong
1. Anthrax
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis, berbentuk seperti kapsul. Bakteri ini membentuk spora yang dapat melindungi dirinya bertahan hidup di tubuh sapi eselama bertahun-tahun. Bakteri ini sangat berbahay karena selain menginfeksi hewan juga dapat mengenai manusia.

2. Penyakit Mulut dan Kuku
Penyakit ini disebabkan oleh virus yang hidup dalam daging dan sumsum tulang belakang, Virus ini bisa bertahan hidup sangat lama, oleh sebab itu sangat berbahaya bagi manusia sebagai pengkonsumsi daging sapi.

3. Surra
Penyakit ini penyebabnya adalah sejenis parasit protozoa Trypanosoma Evansi, yang hidup di dalam darah penderita dan menghisap glukosa yang terkandung dalam darah itu. Bukan hanya itu, protozoa ini juga mengeluarkan racun yang berbahaya bagi sapi.

4. Penyakit Radang paha
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Clostridium Chanvoei yang bisa idup tanpa udara. Bakteri ini bisa bertahan hidup lama di tanah dan rerumputan dan bila kondisi tidak menguntungkan bisa berubah menjadi spora.

5. Brucellosis (Keguguran Menular)
Penyebab penyakit ini adalah bakteri Brucella Abortus Bang yang tersebar melalui pakan ternak, perkawinan antar sapi yang satu membawa penyakit ini atau melalui luka yang sedang dialami oleh ternak.

6. Kutu Busuk (Food Rot)
Penyebab penyakit ini berasal dari kuman Fusiformis Necrophorus yang isa bertahan hidup selama bertahun-tahun lamanya di sela-sela kuku sapi. Selaput kuku yang terkena kuman mengelupas dan mati serta mengeluarkan lender putih kekuningan dan berbau busuk dan kotor.

7. Cacing Hati
Penyakit ini disebabkan oleh cacing hati atau Fasciola Hepatica. Target penyerangannya adalah semua sapi di segala umur. Penularan cacing ini melalui pakan dan air minum khususnya melalui rerumputan yang telah ditulari larva cacing (tempayak).

8. Cacing Perut (Stomach Worm)
Ada berbagai macam cacing yang hidup di dalam perut sapi, diantaranya adalah Parasitic Gastro Enteritis yang bisa menimbulkan gangguan penyakit seperti anemia, radang, gangguan pencernaan dsb.

9. Cacing paru-paru
Cacing penyebab penyakit ini tinggal dan hidup di dalam paru-paru dan mengeluarkan telur hingga ribuan jumlahnya. Telur yang hidup dalam paru-paru dapat pindah ke perut sapi melalui batuk dan pernafasan.

10. Bloat
Penyakit yang menyebabkan keadaan lambung berlebihan gas yang tak bisa cepat keluar sehingga menyebabkan proses pernafasan terganggu dan bekerja terlalu berat.

Tuh kan? Nyeremin gak sih? Ayo, semua ibu rumah tangga, perhatikan kualitas daging sapi yang dibeli jangan asal comot aja. Membeli daging sapi secara beku di supermarket tidak menjamin daging itu segar. Justru dengan membeli di pasar tradisional kita bis alebih membandingkan daging mana yang segar dan mana yang tidak layak konsumsi. Apalagi berkaitan dengan menurunnya perekonomian negara, banyak pedagang yang tidak jujur dan melakukan segala cara untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak?

Lalu?
Bagaimana caranya untuk bisa membedakan antara daging sapi kualitas baik dengan daging glondongan yang kerap dilakukan oleh para pedagang licik di pasar? Nantikan lanjutan pembahasannya di postinganku berikutnya yaa … *kok, kayak film jadinya*

Masih mau makan steak? Tentu saja, dengan ekstra perhatian tentunya … hehe

2 Comments

  1. mixprimer says:

    thx infonya..suer..bikin aq jd berbesar hati..krn ga tll sering mengkonsumsi daging..bkn krn ga mau..tp..muahaalll bo' ;p ..btw, ga perlu jd vegetarian..kan dgg sapi halal..inga' "dilarang mengharamkan yg halal dan menghalalkan yg haram"..he3..asal ati2 aja n ga berlebihan makannya..semua yg dihalalkan insyaAllah pasti ada manfaatnya..disamping info2 yg nyeremin di atas ;p yg penting mah Bismillah sblm makan…yuk makaaaannn..

  2. astrinovia says:

    hihihi ,,, bener nyak mi ,,, abis daging sapinya emang enak sehhhh ,,,, asal jangan lupa basmalah dan alhamdulillah insya allah gak jadi penyakit deh ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *